Jenderal AS menuding Taliban mendapat bantuan suplai dari Rusia. Banarkah demikian?

Komandan Pasukan AS di Eropa, Jenderal Curtis Scaparrotti berbicara saat konferensi pers di Tallinn, Estonia. (14/3/2017. REUTERS)
Jenderal AS di Eropa, Kamis (23/3), melihat pengaruh Rusia pada Taliban di Afghanistan. Menurutnya ada kemungkinan Moskow sedang membantu pasokan kelompok itu.

"Saya telah melihat pengaruh Rusia akhir-akhir ini, meningkat dalam hal hubungan dan bahkan suplai bagi Taliban", ujar Jenderal Angkatan Darat Curtis Scaparrotti, Komandan Tertinggi Sekutu NATO, pada sidang Senat Komite Angkatan Bersenjata.

Ia tidak merinci jenis persediaan yang mungkin diperoleh Taliban atas peran Rusia.

Namun, para pejabat Rusia membantah terkait pemberian bantuan kepada pemberontak. Kontak yang mereka lakukan terbatas pada tujuan membawa Taliban ke meja perundingan.

Dalam perkiraan AS, pasukan pemerintah menguasai kurang dari 60% Afghanistan.

Sisanya masih diperebutkan atau di bawah kendali Taliban yang dianggap pemberontak. Taliban juga berusaha menerapkan kembali hukum Islam di wilayahnya.

Menurut Scaparrotti, lebih dari 1.800 tentara Amerika tewas sejak perang dimulai pada tahun 2001.

"NATO dan Amerika Serikat, dalam pandangan saya, harus menang di Afghanistan", katanya.

Para pejabat Taliban mengaku ada kontak signifikan dengan Moskow sejak 2007. Namun keterlibatan Rusia tidak lebih dari "dukungan moral dan politik".

Sementara itu, dengan sisa kekuatan yang ada, AS merasa kewalahan mengatasi serangan kelompok Islam itu.

Komandan AS di Afganistan, Jenderal John Nicholson, bulan lalu berkata bahwa Afghanistan ada di "jalan buntu".

Ia butuh ribuan personil internasional untuk meningkatkan pelatihan. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.