IHH ingin melindungi anak yatim Suriah hingga dewasa dan mengenyam pendidikan Universitas

Ilustrasi anak-anak pengungsi di Turki
Organisasi kemanusiaan kelas dunia dari Turki, IHH, membuka pendidikan usia dini dan TK untuk anak yatim pengungsi Suriah yang berusia 4-6 tahun di provinsi Kilis.

Menurut Ahmet Kenan, manajer unit pengasuhan yatim-piatu, IHH telah melakukan berbagai proyek bantuan anak yatim Suriah dan keluarganya yang masih ada.

Buka dari Senin sampai Sabtu, TK di Kilis menyediakan pengasuhan bagi 70 anak yatim.

TK juga memberi transportasi gratis dan mereka akan diajari 2 bahasa oleh tiga guru yang fasih berbahasa Turki dan Arab.

"Kami ingin melanjutkan dukungan kami dari TK sampai universitas. Kami akan merawat anak-anak ini", kata Kenan.

IHH sendiri membuka 32 panti asuhan di 11 negara selama 22 tahun terakhir.

Sekitar 2.350 anak asuh langsung tersebar di Afghanistan, Bangladesh, Burkina Faso, Indonesia, Ethiopia, Filipina, Nepal, Pakistan, Somalia, Thailand hingga Uganda.

Sementara itu, IHH juga meluncurkan "7th Orphan Solidaritas Days" (hari solidaritas anak yatim ke-7), Rabu (1/3), menurut pernyataan lain yayasan.

IHH yang mengurus 15.000 anak yatim di Turki dan 90.000 di seluruh dunia, telah menyelenggarakan solidaritas terhadap anak yatim sejak 2011.

Yayasan itu masih menargetkan penyelesaian 324 proyek di 60 provinsi Turki dan 327 program lainnya di 35 negara dalam tiga bulan kampanye solidaritas.

Dengan target yang dibantu bisa mencapai 170.000 yatim-piatu. (Anadolu Agency)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.