Enam tentara Rusia tewas dalam serangan di pangkalan Garda Nasional Chechnya, menurut media lokal

Ilustrasi (AA)
Enam tentara Rusia tewas dalam serangan di pangkalan Garda Nasional Chechnya, menurut media lokal, Jum'at (24/3).

Insiden terjadi sekitar pukul 02:30 waktu setempat di desa Naurskaya oleh militan bersenjata tak dikenal, menurut kantor berita Rusia TASS.

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

"Kelompok teroris ISIS mengaku bertanggung jawab dalam penyerangan pangkalan Garda Rusia di kotapraja Naurskaya, Republik Chechnya", lapor TASS, mengutip humas Garda Rusia.

"Fakta membuktikan, unit Garda Rusia berada di garis depan perjuangan melawan terorisme internasional", klaim juru bicara itu.

Dilaporkan, enam militan juga tewas akibat pertempuran tersebut.

"Selama pertempuran, semua anggota geng (bersenjata) dinetralisasi", menurut TASS, mengutip Komite Antiteror Nasional.

Senjata api dan amunisi juga ditemukan di tubuh para penyerang, menurut TASS.

Tim dari Dinas Keamanan Federal telah berjaga di sekitar TKP, tambahnya.

Presiden Vladimir Putin menyebut serangan ini sebagai kejadian "tragis".

"Kita semua hidup dalam kondisi sulit. Kita harus menyadari realitas bahaya ini dan bergabung dalam perang melawan terorisme", ujar Putin dalam pertemuan dengan calon presiden Prancis Marine Le Pen di Moskow.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov berusaha mengendalikan situasi.

"Tidak ada negara di dunia yang kebal dari serangan teroris. Sayang memang, mereka bisa terjadi di mana-mana", ujar Peskov. (Anadolu Agency)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.