PBB menyatakan sekitar 4800 warga sipil menjadi korban tewas dalam konflik Yaman, beserta 8000 orang terluka

Ilustrasi (AA)
PBB menyatakan sekitar 4800 warga sipil menjadi korban tewas dalam konflik Yaman, beserta 8000 orang terluka.

"Korban tewas yang sebenarnya tentu jauh lebih tinggi. 21 juta warga Yaman (82% dari populasi) dalam keadaaan membutuhkan bantuan kemanusiaan", ujar Komisi Tinggi HAM PBB, Jum'at (24/3).

Minggu ini konflik memasuki tahun ketiga.

"Selama sebulan terakhir, 106 warga sipil tewas. Sebagian besar karena serangan udara dan pemboman oleh kapal perang Koalisi", katanya.

"Insiden terburuk terjadi di dekat al-Hudaidah pada 16 Maret. 32 pengungsi Somalia dan satu warga sipil Yaman tewas, 10 pengungsi lainnya dilaporkan hilang, dan dikhawatirkan tewas", menurut PBB.

Perang Yaman bermula saat milisi Syi'ah Houthi dan loyalis mantan diktator Ali Abdullah Saleh menyerbu ibukota Sana'a dan sejumlah bagian lain negara, tahun 2014.

Konflik meningkat setahun kemudian ketika Arab Saudi dan sekutunya meluncurkan serangan udara untuk melawan Houthi, membantu pemerintahan resmi.

Menurut PBB, 11,3% penduduk Yaman terpaksa mengungsi karena konflik. (Anadolu Agency)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.