Risiko besar mungkin terjadi, mengingat 750.000 warga sipil masih di sana

Warga Mosul Barat mulai mengungsi

Ratusan warga sipil di Mosul barat, Irak, mulai mengungsi. Ini adalah gelombang pengungsi pertama sejak dimulainya serangan koalisi AS terhadap kelompok teroris ISIS di sisi barat kota.

Menurut koresponden Reuters, sekitar 200 wanita dan anak-anak diangkut dengan bus oleh polisi federal, Rabu (22/2).

Mereka menuju kota Hammam al-Alil, sekitar 20 km selatan Mosul. Kamp penampungan telah didirikan di sana.

Sementara pemboman berlangsung di dua desa dekat bandara Mosul, daerah ini mungkin akan menjadi basis militer untuk mendekat lebih dalam ke kota.

Polisi federal dan pasukan elit Kementerian Dalam Negeri Irak, Rapid Response, telah membuat kemajuan cepat menuju barat kota dari arah selatan. Mereka melalui medan gurun berbukit sejak hari Minggu (19/2).

Sejauh ini, medan pertempuran merupakan daerah jarang penduduk. Pertempuran akan semakin sulit saat pasukan memasuki kota itu.

Risiko besar mungkin terjadi, mengingat 750.000 warga sipil masih di sana.

Laporan PBB mengatakan, 400.000 orang mungkin mengungsi dari Mosul barat karena menderita kekurangan makanan dan bahan bakar. Banyak pasar telah ditutup.

160.000 orang meninggalkan Mosul sejak pertempuran dimulai pada bulan Oktober 2016. Namun, masih banyak warga yang bertahan di rumahnya. (Reuters)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.