Uni Emirat Arab telah memanggil utusan Iran untuk memprotes dugaan pemberian senjata pada pemberontak Syi'ah Houthi

Ilustrasi (Arab News)

Uni Emirat Arab telah memanggil utusan Iran untuk memprotes dugaan pemberian senjata pada pemberontak Syi'ah Houthi di Yaman, termasuk drone dalam melawan pemerintah resmi.

Kementerian luar negeri menyerahkan sebuah nota protes kepada diplomat tersebut.

Surat tersebut disebut dengan "memorandum protes tentang pemberian senjata ilegal yang dilakukan Iran" dilansir dari Arab News pada Kamis (2/2).

Senjata selundupan Iran, termasuk pesawat tak berawak yang baru-baru ini ditembak oleh koalisi Arab, disebut sebagai pelanggaran mencolok atas resolusi Dewan Keamanan PBB.

Pemerintah Yaman dan sekutunya berulang kali menuduh Iran mempersenjatai para pemberontak, namun Teheran selalu membantah.

UAE merupakan mitra koalisi pimpinan Saudi yang meluncurkan serangan di Yaman sejak Maret 2015.

Serangan itu dilakukan untuk membantu pemerintah sah, setelah pemberontak Syi'ah dan sekutunya menduduki ibukota Sana'a dan bersiap maju ke kota Aden. (Arabnews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.