Televisi Malaysia menayangkan kedatangan Raja Salman secara langsung

Raja Salman menghadiri penghormatan senjata di Parlemn Maaysia (Reuters)
Malaysia menyambut kedatangan pemimpin Arab Saudi, Minggu (26/2). Raja Salman memulai tur Asia untuk menarik lebih banyak investasi ke negaranya.

Ini merupakan kunjungan pertama Raja Saudi ke Malaysia setelah lebih dari satu dekade.

Televisi Malaysia menayangkan kedatangan Raja Salman secara langsung.

Ia diterima Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, lalu pergi dalam konvoi yang dijaga ketat menuju upacara kenegaraan di parlemen Malaysia, dan dilaksanakan hormat senjata.

Sumber pemerintah mengatakan, sekitar 600 delegasi menemani raja pada kunjungan empat hari di Malaysia. Agenda utama adalah kerjasama pada perkembangan energi.

Perusahaan minyak negara Petroliam Nasional Bhd (Petronas) dan Saudi Aramco akan menandatangani perjanjian pada Selasa (28/2) dalam berkolaborasi proyek Kilang dan Pengembangan Terpadu Petrokimia Malaysia.

Ini bisa jadi dorongan bagi perekonomian Asia Tenggara yang ikut terhuyung-huyung di bawah rendahnya harga minyak global.

"Investasi Arab Saudi di Malaysia diperkirakan akan menciptakan ribuan pekerjaan dan kami bangga bahwa perusahaan Malaysia telah dipilih untuk melaksanakan proyek di beberapa lokasi bergengsi Arab Saudi", ujar Najib dalam pernyataan.

Selain membawa eskalator pribadi, Raja Salman juga menerbangkan dua mobil pribadi. Rombongannya juga memesan tiga hotel mewah di Kuala Lumpur.

Setelah Malaysia, Raja melakukan perjalanan ke Jakarta dan Bali, Indonesia dari 1-9 Maret dengan rombongan yang lebih besar, sekitar 1.500 orang. Perjalanan ke Jepang direncanakan pada 12-14 Maret.

Raja akan menghabiskan dua minggu terakhir berlibur di Maladewa, menurut seorang diplomat Maladewa.

Koran lokal Mihaaru melaporkan tiga resort telah disediakan sebagai persinggahan raja dan rombongan.

Dalam tur Asia-nya, Raja Salman mengunjungi Indonesia, Brunei, Jepang, China, Maladewa dan Yordania untuk bertemu dengan para pemimpin negara, membahas hubungan bilateral serta isu-isu regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.