Erdogan menilai, kuatnya peran kepresidenan diperlukan oleh Turki dalam memerangi ISIS, PKK, dan kemungkinan kudeta


Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Reuters)

Presiden Turki Tayyip Erdogan mendesak warganya agar mendukung referendum penguatan posisi Kepresidenan dalam kekuasaan eksekutif.

Menurutnya, kegagalan referendum dapat mendorong kelompok militan memecah-belah bangsa.

Turki memang tengah mengadakan amandemen UU terkait jabatan presiden dalam pemerintahan.

Erdogan masih mengevaluasi lebih lanjut undang-undang tersebut dan akan memberikan respon pekan ini.

Jika disetujui, referendum diadakan bulan April. Hal ini juga menyebabkan Erdogan memiliki peluang menjabat hingga tahun 2029.

"Saya percaya rakyat saya tidak pernah memberikan tanda positif untuk Qandil, Imarali, dan kelompok teror lainnya", ujar Erdogan.

Qandil merupakan basis kelompok militan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan memiliki penjara pulau Imrali.

Kelompok ini dikelompokan sebagai teroris oleh Uni Eropa dan AS

Erdogan menilai, kuatnya peran kepresidenan diperlukan oleh Turki dalam memerangi ISIS, PKK, dan kemungkinan kudeta lainnya. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.