Pasukan keamanan Afghanistan hanya menguasai sepenuhnya kurang dari 60% wilayah negara, menurut perkiraan AS

Ilustrasi konflik di Helmand, Afghanistan (Getty image)

Pejuang Taliban di provinsi Helmand, Afghanistan, menyerang sebuah pos pemeriksaan dengan senjata senyap dan granat tangan, Selasa (28/2).

Insiden ini menewaskan 12 polisi serta direbutnya persediaan senjata dan amunisi, ujar pejabat setempat.

Pejabat provinsi menduga, serangan ini melibatkan orang dalam karena salah satu penjaga menghilang.

"Sebuah investigasi sedang berlangsung untuk mengetahui adanya pembelot yang membuka jalan bagi Taliban", ujar sumber itu.

Serangan terjadi di distrik Khanshin, ibukota provinsi Helmand, Lashkar Gah.

"Taliban menyerang seorang penjaga dengan senjata senyap dan kemudian memasuki pos", ujar wakil kepala polisi Helmand, Haji Gulai.

"Mereka menyerang polisi lainnya dengan granat tangan dan membunuh semua. Mereka kemudian mengambil senjata dan amunisi, lalu melarikan diri", jelasnya.

Dalam klaim terpisah, 12 polisi tewas di distrik Marjah, Helmand, setelah baku tembak satu jam, ujar juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid.

Pejuang Taliban kini menguasai sebagian besar Helmand, termasuk daerah Lashkar Gah.

Pasukan keamanan Afghanistan menguasai kurang dari 60% wilayah negara, menurut perkiraan AS.

Taliban menguasai sekitar 10%, sisanya masih diperebutkan antara pasukan pemerintah dan Taliban yang dianggap sebagai kelompok pemberontak. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.