Pelaku ditangkap setelah bertemu otak serangan di Pantai Gading tahun 2016 yang dilakukan al-Qaeda Afrika utara (AQIM)

Ilustrasi wilayah Senegal (Drrunoko.com)
Pihak keamanan Senegal menangkap 2 tersangka militan di ibukota, Dakar. Salah satu dari mereka diduga melakukan kontak dengan dalang serangan hotel Pantai Gading tahun lalu.

Juru bicara polisi Henry Cisse mengatakan, operasi pada Kamis (23/2) dilakukan dengan penangkapan 2 tersangka.

Ould Sidy Mohamed Dina, warga Mali, ditangkap saat hendak kabur dari rumahnya. Ia telah menetap di Senegal selama satu bulan, menurut laporan.

Tersangka lain, tidak disebutkan namanya, merupakan warga Mauritania. Ditangkap saat mencoba pergi ke Gambia menggunakan bus.

"(Dina) telah melakukan kontak dengan Ould Nouwayely, orang yang merencanakan serangan terhadap Grand Bassam (di Pantai Gading)", kata Cisse melalui telepon.

Lima belas warga sipil dan tiga anggota pasukan khusus tewas serta 33 orang terluka dalam serangan di Grand Bassam, Pantai Gading, Maret 2016 lalu.

Kawasan ini populer sebagai tempat wisata lokal maupun mancanegara.

Melihat dari beberapa tempat kejadian, serangan diduga ditargetkan pada Perancis dan sekutunya, termasuk Pantai Gading dan Burkina Faso.

Paris melaukan intervensi militer di Mali pada 2013 untuk mengusir al-Qaeda dari gurun utara.

Senegal cenderung terhindar dari serangan, berbeda dengan tetangga, Mali. Namun pemerintah tetap waspada. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.