Tahrir Syam menyebut sempalan Jundu al-Aqsa bertanggung jawab atas kekerasan dan menyebut adanya koordinasi antara mereka dengan Khawarij ISIS

Hay'at Tahrir Syam
Sempalan milisi Jundu al-Aqsa atau yang kemudian mengganti nama menjadi Liwa al-Aqsa digempur oleh Hay'at Tahrir Syam (HTS) pada Senin (13/2).

Bentrok terjadi di sekitar Kafr Zeita, utara Hama, serta dekat Tamaniaa, Khan Syeikhun dan Tal Amanah di selatan Idlib, menurut kelompok pemantau.

Seorang komandan tinggi Liwa al-Aqsa bernama 'Abu Reihana' dilaporkan tewas oleh HTS. Sedangkan sejumlah anak buahnya menyerah atau diusir.

HTS merilis pernyataan yang mengatakan bahwa sel Jundu al-Aqsa bertanggung jawab atas kekerasan dan menyebut adanya koordinasi antara mereka dengan Khawarij ISIS.

Milisi itu juga dituduh telah menyerang Mujahidin dengan bom bunuh diri dan bom mobil.

Konflik yang ditimbulkan oleh Jundu al-Aqsa telah berlngsung lama.

Tahun lalu, mereka dituding membunuhi tokoh-tokoh Ahrar Syam sehingga memicu konflik.

Terdesak, Jundu al-Aqsa membuat baiat dan bergabung dengan Jabhah Fathu Syam (JFS), namun sel-sel militan itu terus bergerak menyerang faksi lain.

Hal itu menjadi salah satu sebab ketegangan antar faksi tahun ini, sebelum akhirnya dilepas oleh JFS.

HTS dibentuk pada Januari 2017 oleh beberapa faksi Islamis di Idlib dan Aleppo. Salah satu anggotanya yaitu JFS.

Ideologi Jundu al-Aqsa dikatakan lebih dekat dengan ISIS atau merupakan sel tidur ISIS. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.