Menlu Saudi Adel al-Jubeir disambut oleh Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi bersama Menlu Irak Ibrahim al-Jaafari

Menlu Saudi Adel al-Jubeir disambut oleh Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi bersama Menlu Irak Ibrahim al-Jaafari. (arab news)
Arab Saudi tegaskan dukungan pada persatuan dan stabilitas Irak, menurut Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir, Sabtu (25/2) saat kunjungan resmi ke negara tersebut.

"Kerajaan Arab Saudi berharap dapat membangun hubungan baik antara kedua negara", ujar al-Jubeir pada Menlu Irak, Ibrahim Al-Jaafari.

Kepada wartawan, al-Jubeir menyatakan kesediaan Riyadh membantu menjembatani kesenjangan sektarian.

Dalam pertemuannya, kedua menlu membahas isu-isu yang menjadi kepentingan bersama dan cara meningkatkan hubungan bilateral.

Al-Jaafari mengatakan: "ikatan yang dibuat cukup banyak, dan kunjungan ini memulihkan hubungan bilateral sebagaimana seharusnya"

Selain itu, al-Jubeir juga menghadiri jamuan makan siang dengan Perdana Menteri Haider Al-Abadi di kantornya.

Dalam kesempatan itu, ia mengucapkan selamat untuk Irak atas prestasi melawan terorisme.

"Ada banyak kepentingan bersama, seperti memerangi ekstremisme dan terorisme atau peluang investasi serta perdagangan antara kedua negara", tambahnya.

Pembukaan kembali kedutaan Saudi di Baghdad dipandang sebagai penguatan kerja sama melawan ISIS di Mosul.

Kedutaan Saudi di Baghdad ditutup saat Irak di masa saddam Hussein menyerang Kuwait tahun 1990. Saudi juga menghentikan kunjungan kenegaraan.

Kunjungan al-Jubeir kali ini jadi yang pertama sejak saat itu. (Arabnews).
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.