Intervensi Iran dan militan Syi'ah di Suriah dianggap dapat menghambat upaya solusi damai

Menlu Saudi Adel al-Jubeir ketika bertemu Menlu Turki Mevut Cavusoglu (Arab News)

Arab Saudi memberikan kecaman atas intervensi Iran dan militan Syi'ah di Suriah. Karena dianggap dapat menghambat upaya solusi damai.

Dalam konferensi pers bersama Menlu Turki, di Ankara Rabu (8/2), Menlu Saudi Adel al-Jubeir mengatakan:

"Tujuan kami adalah untuk menjaga persatuan Suriah, serta membantu bangsa itu memulihkan keamanan dan stabilitasnya, sehingga rakyat Suriah bisa memiliki negara yang memenuhi aspirasi mereka"

Al-Jubeir juga mengatakan keinginan kerja sama dengan masyarakat internasional dalam melaksanakan deklarasi Konferensi Geneva 1 dan resolusi Dewan Keamanan PBB no. 2254.

Ia berharap, pembicaraan Astana bisa menghasilkan perjanjian gencatan senjata dan mekanisme pengiriman bantuan ke semua wilayah Suriah.

Sementara untuk mendukung Turki, Jubeir menegaskan kelompok PKK dan PYD sebagai teroris.

"Kami percaya bahwa PKK dan PYD adalah organisasi teroris, kami mendukung upaya membasmi teror di dunia. Arab Saudi adalah negara pendiri aliansi anti-ISIS internasional", katanya.

Angkatan Udara Saudi sedang melakukan operasi rutin menyerang kelompok teroris, menurut al-Jubeir.

Saudi juga menantikan kerja sama dengan Presiden AS Donald Trump dalam meningkatkan upaya membasmi ISIS. (Arabnews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.