Lebih dari $ 1 triliun proyek minyak dibatalkan atau ditunda sejak pertengahan 2014 karena jebloknya harga

Ilustrasi industri minyak Saudi

Arab Saudi ingin harga minyak mentah naik menjadi $ 60 per barel tahun ini, menurut lima sumber negara OPEC dan industri  minyak.

Peningkatan ini dipercaya dapat mendorong investasi di bidang lain, juga tidak menyebabkan lonjakan produksi shale AS.

OPEC, Rusia dan produsen minyak lainnya berjanji mengurangi produksi sekitar 1,8 juta barel per hari (bph) dan telah dimulai pada 1 Januari.

Harga minyak mentah meningkat 14% sejak November, namun masih diperdagangkan pada kisaran $56 per barel.

Para pejabat OPEC berulang kali mengatakan tidak menargetkan harga secara spesifik. Fokus mereka adalah pada persediaan minyak global dan membantu pasar mengembalikan keseimbangan.

Namun, Riyadh dan negara Teluk sepertinya berharap harga jual lebih tinggi karena harga rendah bisa menekan keuangan mereka serta memicu kekhawatiran turunnya pasokan di masa depan, menurut laporan Reuters.

Mereka juga tidak ingin harga yang sangat tinggi karena dapat mendorong kemajuan produsen pesaing di AS.

"Mereka (Saudi) ingin harga minyak di kisaran $ 60 menjelang akhir tahun ini. Ini baik bagi investasi", ujar sumber dari industri minyak Teluk.

Sumber lain mengatakan, "OPEC, khususnya Saudi, ingin harga yang lebih tinggi", bukan hanya untuk investasi tapi karena Riyadh sedang melepas saham perusahaannya, Aramco.

Lebih dari $ 1 triliun proyek minyak dibatalkan atau ditunda sejak pertengahan 2014 karena jebloknya harga.

Penurunan investasi dalam proyek-proyek minyak di masa depan, telah memicu kekhawatiran kekurangan pasokan dan lonjakan harga tiba-tiba.

Ladang minyak memakan perlu waktu sekitar empat tahun agar berkembang sebelum berproduksi.

Sedangkan serpih minyak AS (sand dan shale oil) saat ini dapat diekstraksi dalam hitungan bulan.

Salah satu sumber OPEC menambahkan, produksi minyak serpih diperkirakan akan tumbuh sekitar 300.000 barel per hari tahun ini. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.