Raja Salman dari Arab Saudi akan menandatangani setidaknya lima nota kesepakatan (MoU) ketika bertemu dengan Presiden Joko Widodo

Jokowi dan Raja Salman
Menurut Kementerian Luar Negeri RI, Raja Salman dari Arab Saudi akan menandatangani setidaknya lima nota kesepakatan (MoU) ketika bertemu dengan Presiden Joko Widodo, 1-3 Maret mendatang.

“Ada lima MoU terdiri dari kerja sama bidang kebudayaan, kesehatan, urusan Islam seperti pertukaran dakwah dan ulama, pariwisata, dan perjanjian pemberantasan kejahatan”, ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir di kantornya, Jakarta, Kamis (23/2).

Selain menyepakati MoU, kedua pemimpin negara juga akan mendiskusikan sejumlah topik bilateral lainnya.

Indonesia berharap akan ada penguatan kerja sama antara Riyadh dan Jakarta, termasuk bidang infrastruktur dan investasi pembangunan.

Kunjungan Raja Saudi kali ini menjadi pertama kalinya sejak lawatan terakhir pemimpin Saudi ke Indonesia pada 1970 silam di era Raja Faisal.

Kunjungan kali ini diharapkan makin menguatkan hubungan bilateral RI-Saudi. Terlebih, hubungan kedua negara kian menguat dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini terlihat dari sejumlah kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi dan beberapa petinggi pemerintah ke Saudi sejak 2015 lalu.

Selain itu, dari pihak Saudi sendiri, sejumlah anggota kabinet seperti Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir juga sempat mengunjungi Indonesia dan bertemu Menlu Retno LP Marsudi, Oktober 2015.

“Kunjungan kenegaraan dari pemerintah Saudi kali ini ibarat puncak momentum yang sangat baik bagi kedekatan kedua negara. Raja Salman bahkan membawa delegasinya tak hanya ke Jakarta saja tapi juga ke Bali”, katanya. (CNN Indonesia)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.