Sekretaris Jendral PBB Antonio Guterres ingin pembicaraan damai Suriah di Jenewa membawa hasil

ilustrasi keadaan Suriah (Arab News)

Sekretaris Jendral PBB Antonio Guterres ingin pembicaraan damai Suriah di Jenewa membawa hasil.

Menurutnya, pembicaraan harus berfokus pada isu-isu inti, termasuk tentang transisi kekuasaan.

Negara-negara terkait harus memusatkan upaya itu sesuai komunike Jenewa Juni 2012 dan resolusi Dewan Keamanan 31 Desember untuk mendukung perdamaian Suriah.

Komunike Jenewa menyerukan transisi pemerintahan di Suriah dengan kekuasaan eksekutif penuh "atas dasar persetujuan bersama" dan menguraikan langkah-langkah yang mengarah ke penyusunan konstitusi baru.

Pihak oposisi bersikeras Assad harus turun dari jabatan Presiden Suriah.

Gutteres sendiri mengajukan pertanyaan apakah PBB akan mendukung, atau mempertahankan kesatuan nasional, yang berarti Assad bisa terus menjabat.

"Ini adalah proses negosiasi yang panjang dan telah dimulai sekarang. Saya berharap hasilnya berdampak positif bagi warga Suriah", ujar Gutteres.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa utusan khusus PBB Staffan de Mistura akan memilih perwakilan oposisi untuk hadir dalam pembicaraan Jenewa.

Namun itu dikritik oleh kelompok oposisi utama Komite Negosiasi Tinggi (HNC).

Gutteres mengatakan, keputusan tersebut akan diberikan pada Mistura.

"Yang kami inginkan adalah suksesnya konferensi Jenewa, dan itu bergantung pada perwakilan yang baik dari oposisi Suriah. Kami akan melakukan apapun untuk membuatnya berhasil", ujar Gutteres. (Arabnews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.