Pesawat tempur Assad melakukan enam serangan di Douma, pinggiran timur Damaskus, menewaskan 7 orang

Rezim Assad bombardir wilayah al-Qabun dekat ibukota Damaskus
Utusan khusus PBB untuk perdamaian Suriah, Staffan de Mistura, menyebut serangan ke markas militer rezim Suriah, Sabtu kemarin (25/2), "bertujuan menghancurkan perundingan damai Jenewa".

Lima penyerang in ghimasyi (penyusupan berani mati) menyerbu dua kantor keamanan di kota Homs.

Mereka melancarkan tembakan dan meledakan diri, menyebabkan puluhan orang tewas, termasuk petinggi militer rezim Assad.

Aliansi Hay'at Tahrir Syam, mengklaim serangan tersebut. Mereka merayakannya dengan "Alhamdulillah" dan dipandang sebagai serangat akurat ke target sah militer.

Sebaliknya, rezim Assad mengerahkan serangan udara ke daerah yang dikuasai oposisi, al-Waer, dekat kota.

Pesawat tempur Assad melakukan enam serangan di Douma, Ghouta timur, pinggiran timur Damaskus, menewaskan 7 orang.

Sebelumnya, serangan udara di Hama menewaskan empat orang dari satu keluarga, menurut SOHR.

Tapi de Mistura menyarankan para pihak agar berhati-hati merespon kekerasan di lapangan sehingga tidak menggagalkan pembicaraan.

Kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh Rusia dan Turki semakin banyak dilanggar.

"... Demi kepentingan semua pihak yang menentang terorisme dan berkomitmen pada solusi politik di Suriah, jangan biarkan upaya (penggagalan) ini berhasil", ujar de Mistura dalam pernyataan.

De Mistura juga telah bertemu kedua belah pihak secara terpisah di Jenewa demi mendapatkan kesepakatan mengenai format pembicaraan. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.