OPEC memutuskan pengurangan produksi minyak sejak 30 November 2016

Ladang minyak Soroush, Iran, Teluk Persia (25/7/2005. Reuters)
Permintaan OPEC mengurangi produksi minyak telah diterima Iran, menurut Menteri Perminyakan pada Senin (27/2).

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), 30 November lalu setuju memangkas produksi minyak menjadi 32,5 juta barel per hari dalam enam bulan pertama 2017.

"Permintaan OPEC untuk mengurangi produksi minyak telah diterima dan kami berharap adanya kerja sama lain dengan non-anggota OPEC dalam waktu dekat", ujar Bijan Zanganeh.

Menurutnya, tingkat produksi Iran telah mencapai 3,9 juta barel per hari di bulan Februari.

Zanganeh juga mengatakan, Iran akan meluncurkan tender pertama investasi asing pengembangan ladang minyak Azadegan.

Tender akan diluncurkan sebelum awal tahun baru Iran (20 Maret), tapi tidak akan terbuka bagi publik dan terbatas pada beberapa perusahaan.

Peluncuran tender gaya baru ini sempat ditunda beberapa kali karena alasan yang tidak diketahui.

Kontrak baru Iran Petroleum (Pelindo) diharapkan dapat menarik perusahaan asing dan meningkatkan produksi setelah bertahun-tahun minim investasi.

Akan tetapi perusahaan asing sejauh ini hanya sedikit melirik ke Iran meski sudah ada pencabutan sanksi.

Zanganeh membantah laporan sikap keras Presiden AS Donald Trump terhadap Teheran membuat perusahaan asing lebih berhati-hati berinvestasi di sektor energi.

"Tidak ada perusahaan yang menunda negosiasi dengan Iran", ujar Zanganeh. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.