Sekte ini punya sistem pengorbanan harta dari pemeluknya, Ada 1/16, 1/10, 1/5 dan 1/3 yang wajib dibayarkan untuk kegiatan organisasi

Ahmadiyah beraktivitas di Bandung

Jemaah Ahmadiyah merupakan salah satu kaum minoritas di Indonesia dan divonis sesat atau kafir dari Islam karena meyakini Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi.

Menurut keyakinan Ahmadiyah, Mirza adalah imam Mahdi dan titisan nabi Isa, termasuk memperoleh wahyu. Kelompok ini berdalil dengan sejumlah kutipan hadits Ahlus Sunnah untuk membenarkan keyakinannya itu.

Jemaah Ahmadiyah sebenarnya berdiri di berbagai negara dengan struktur organisasi yang rapi.

Bagaimanakah sebenarnya strategi jemaah itu di Indonesia, sedangkan mereka dilarang oleh SKB 3 Menteri dan ditolak umat Islam?

Berikut kutipan wawancara wartawan Risalah dengan Kepala Cabang Jamaah Ahmadiyah Bandung, Wakil Kepala Cabang, dan Mubaligh (pendakwah Ahmadiyah).

Kepala Cabang Bandung : Mansur Ahmad Kantadiredja
Wakil Kepala Cabang : Denny Muhamad Rizkiana
Mubaligh : Maulana Hafizzurahman Danang Prasetyo

BISAKAH ANDA MENERANGKAN TENTANG AHMADIYAH?

Mansur (Kepala Cabang):
Ada yang bilang bahwa kitab (kita) lain, syahadat juga beda, hajinya ke Pakistan, India. Saya telah sampaikan di beberapa forum bahwa tidak ada perbedaan antara Islam pada umumnya dengan Ahmadiyah.

Yang membedakan hanya satu, yaitu Ahmadiyah menyatakan bahwa Imam Mahdi sudah datang. Yaitu pendiri Ahmadiyah, Mirza Gulam Ahmad. Orang lain (Muslim) masih menunggu Imam Mahdi, tapi kami menganggap Imam Mahdi sudah datang.

Mengenai ini, kami juga sudah banyak berkomunikasi dengan forum lain. Kami udah masuk kesana dan mengadakan kegiatan-kegiatan yang baik bagi lintas agama.

Karena orang-orang menganggap Qur’an kita beda, di Cisaladah, Bogor, pernah ada kejadian lima buah Qur’an dibakar oleh orang-orang yang tidak paham bahwa Ahmadiyah itu sama Qur’an nya.

Yang dikatakan MUI bahwa kitab kami itu tazkirah, itu bukan kitab. Hanya buku yang menyampaikan pengalaman rohani dari pendiri Ahmadiyah. Naik haji juga ke Mekkah. Jadi, keterlaluan yang masih menganggap begitu. Itu kesalahpahaman, sehingga mengatakan Ahmadiyah menyesatkan.

Kedatangan Imam Mahdi sesuai dengan hadits. Mereka (Islam lain) masih menunggu, kami mengatakan sudah datang. Tidak ada lagi perbedaan.

Danang (Mubaligh):
Jadi sebetulnya, ini sebagai penggenapan hadits Nabi. Tentu kita mengenal Rasulullah memiliki sifat Al-Amin, dapat dipercaya. Bahkan orang kafir, Yahudi, yang sejaman dengan beliau mengetahui bahwa Muhammad saw tidak pernah berdusta.

Berkenaan dengan itu, Rasul bersabda:
Di akhir zaman, Islam terpecah menjadi 73 golongan. Semua itu akan masuk neraka, dan yang masuk surga adalah Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Maka nampak di akhir zaman ini, Islam terpecah-pecah. itu membuktikan bahwa rasul tidak pernah ingkar dengan yang diucapkan.

Nah, rasul juga bersabda bahwa Imam Mahdi akan datang, yang akan mempunyai  tugas untuk menghidupkan Agama Islam dan menegakan syariat Qur’an. Ini merupakan satu nubuat dari Allah yang telah disampaikan Rasul dan berkenaan dengan tanda-tanda akhir zaman sudah nampak.

Setiap kerusakan akan diutus seorang utusan Allah, (bagi kaum yang gemar) ngurangin timbangan dikasih, lesbian homo pun dikasih, zaman jahiliyah dikasih, sekarang? Melebihi zaman jahiliyah.

Oleh karena itu, berkenaan pendakwaan itu, maka ada sahabat bertanya pada Rasul tentang ayat akhir zaman. Rasul menjelaskan : nanti jika bintang berekor terbang ke langit, maka ada yang akan mengambil bintang tersebut.

Maksudnya kerohanian yang hilang. Berkenaan dengan itu pula maka ada seseorang yang mendakwakan diri bernama Ahmad, sebagai Imam Mahdi sebagaimana sabda Rasul. Karena ia bangsawan, ia memiliki gelar Mirza Gulam.

Setiap utusan Allah biasanya ditentang oleh umat. Rasullah pun tidak main-main pertentangannya. Nabi-Nabi yang ditus juga ditentang.

Demikian juga nabi atau Imam Mahdi. Imam Mahdi ini hanya membawa garis ajaran Nabi Muhammad, karena ia diutus untuk menghidupkan dan menegakkan kembali syariat.

Kemudian ada hadits berkenaan “Laa Mahdi Ila Isa, tidak ada Mahdi melainkan Isa.” Perjuangan Nabi Isa as belum selesai. Menegakkan (syariat) juga tugas Nabi Isa yang dulu disampaikan ke bani israel. Sekarang sudah melebihi dari bani israel sehingga (Imam Mahdi) mengajak kembali ke ajaran Isa sebenarnya.

Misalnya, “mematahkan tiang salib,” dalam arti meluruskan aqidah nasrani, dan “membunuh babi” dalam arti sifat jorok “babi” akan dipangkas.

Dalil-dalil Quran menjadi satu landasan utama, juga hadits tentang Imam Mahdi. Semua umat Islam memahami, mengakui bahwa akhir zaman akan datang Imam Mahdi, hanya kapan waktunya?

Mirza Gulam Ahmad adalah orang yang pertama kali mendakwakan dirinya sebagai Imam Mahdi untuk di akhir zaman ini.

Dan itu di dukung oleh tanda samawi. Hadits laing mengatakan bahwa Imam Mahdi datang pada dua tanda langit, yaitu yaitu gerhana matahari dan gerhana bulan pada bulan Ramadhan.  Pada 1894, terjadi gerhana tersebut,  enam tahun setelah pendakwaan.

Ahmad telah mendirikan organisasi bernama Ahmadiyah, diambil dari nama sifat Rasul, Muhammad. Mendirikan jamaah dan mengambil baiat pada 40 orang di kota kelahiran, Kadiyah 1835.

Lambat laun perjuangan beliau mendapat rahmat Allah. Sekarang berkembang di 208 negara. Tadinya hanya 40 orang sekarang ratusan ribu bergabung jemaat.

Apa dasar keyakinan dari para pengikut ? Yang pertama percaya pada rukun iman dan rukun Islam. Syahadat sama. Shalat lima waktu, kemudian melaksanakan sholat sunnah qabliyah dan badiyah.

Selain itu, ciri khas orang Ahmadiyah adalah mengutamakan shalat tahajud. Kemudian puasa, zakat, ibadah haji ke mekkah. Ini menjadi landasan pedoman keyakinan pengikut Ahmadiyah.

Jika kita dikatakan oleh seseorang, bahkan organisasi seperti MUI, bahwa Ahmadiyah bukan muslim, Rasul pernah bersabda : siapa yang menyembelih seperti menyembelih dengan bacaan ku (Allahu Akbar), dan menghadap kiblat seperti kiblatku maka dia muslim.

Kami ini menyembelih seperti bacaan Rasul dan kiblat seperti kiblat Rasul. Maka kami menyatakan kami muslim. Kami hadir dari muslim, bukan agama lain. Kami syiar Islam ke seluruh pelosok dunia tapi dengan metode yang berbeda.

Kami dengan (cara) memenangkan hati seseorang. Kami anti kekerasan. Kami tidak berjihad dengan mengangkat senjata. Tapi kita mengedepankan bagaimana suri tauladan Muhammad.

Kami cara syiarnya seperti itu dan kami diterima di berbagai belahan benua, 208 negara. Dan tentunya keyakinan kami, Muhammad adalah penutup para nabi.


SETELAH MIRZA GULAM MENINGGAL, APAKAH ADA IMAM MAHDI KEMBALI? DAN BAGAIMANA KELANJUTAN PEMIMPIN ROHANI?

Danang  :
Nabi pernah bersabda : ada 4 masa. Yang pertama masa kenabian. Kemudian masa khilafah diatas kenabian. Lalu muncul masa para sultan penindas, kemudian khilafah kedua kali. Kami menganggap bahwa Imam Mahdi telah hadir, apakah hadir lagi? Tidak. Karena sudah digenapkan oleh Ahmad.

Bagaimana setelahnya?
Setelah wafat pada 1905 diteruskan khalifah penerus Imam Mahdi. Ahmadiyah sudah punya 5. Semua intinya ingin menegakan kembali syariat Islam.

Mereka dipilih melalui dewan syura. Setiap kepemimpinan di Ahmadiyah itu bukan melalui kampanye. Tapi dengan melihat ketakwaan dan ketaatan.

Bagaimana caranya? 
Ahmadiyah telah menentukan pengorbanan (harta). Ada 1/16, 1/10, 1/5 dan 1/3. Ketua cabang saja harus melalui seperti itu. Dalam satu tahun, jamaah Ahmadi harus dawam, tidak boleh bolong atau nunggak dalam pengorbanannya, walaupun tidak banyak.

Dasarnya darimana? 
“nafkahkanlah sebagian rizki yang telah Allah berikan kepada kita.” Diantara satu piring nasi yang kita makan ternyata ada hak orang lain. Nah itu disetorkan kepada mal untuk dikoletif dan distribusi.

Orang-orang yang dawam dalam satu tahun mempunyai suara. Sehingga ia punya hak dipilih dan memilih. Karena kita organisasi yang rapih, dari pengorbanan itu disumbangkan kemudian membuat satu acara memilih seorang pemimpin.

Pemimpin pada dasarnya khalifah yang menunjuk, kami hanya mengusulkan melalui amir. Amir itu kepala tingkat cabang. Berdasarkan pengorbanan finansial dan rekomendasi dari mubaligh tentang akhlaknya. Jika dia punya suara tapi akhlaknya tidak mendukung kami tidak bisa rekomendasi.


APA SAJA KEGIATAN JAMAAH AHMADIYAH BANDUNG?

Danang :
Kegiatan yang rutin dilaksanakan di masjid Bandung ini diantaranya talim Qur’an, belajar tajwid, pendalaman hadits, pemahaman mazhab. Kita juga mengambil ulama2 salaf. Kami mengakui semua itu.

Ada hadits yang mengatakan bahwa seandainya Imam Mahdi telah datang maka 4 mazhab ini akan melebur jadi satu. Tapi bukan berarti bahwa kita tidak memakai mazhab itu, kami hanya tidak memakai labeling. Yang tidak dcontohkan rasulullah termasuk bid’ah.

Mengenai perayaan, sebetulnya kami tidak mengenal perayaan-perayaan. Istilahnya cuma berbeda. Muatan isinya pun berbeda. Contoh, Maulid Nabi. Zaman rasul tidak pernah merayakan kelahiran nabi. Cuma kami ganti nama jadi Sirah Nabi, perjalanan nabi.

Kita sampaikan kembali suri tauladan. Bukan euforia ulang tahun. Kemudian menjelaskan isra miraj. Kita menyibak peristiwa-peristiwa itu. Mencoba menumpas tentang manusia pertama, apakah Nabi Adam atau Adam.

Kemudian kita juga mengenal sirah Mahdi, Hari khilafah. Disampaikan bagaimana kita memposisikan diri orang-orang yang hidup dibawah bendera khilafah. Apa hanya sebagai pelengkap saja atau dia punya misi.

Kegiatan sosial semua kita lakukan. Kita kasih pengobatan gratis. Fasilitas di masjid ini ada perpustakaan, klinik, tempat olahraga, guest house, tempat pertemuan eksternal, dan ruang utama masjid. Ini rumah Allah, bukan rumah Ahmadiyah.

Kami hanya sebagai pengurus. Kami mendirikan bukan dari kencleng, tapi dari pengorbanan. Kita juga ada sistem subsidi silang. Jika hasil jamaah Bandung cuma dipakai disini, sudah bisa bangun yang lebih bagus. Tapi kita sebar ke kota lain.

Asrama disini menampung 16 mahasiswa, ada ITB, Itenas, UPI dan lain lain. Kita tampung dari berbagai daerah tapi diutamakan jamaah. Kami punya sekolah setingkat SLTA juga.

Agenda terdekat ada donor darah. Kemarin Januari ada kegiatan bebersih Bandung dengan 350 peserta. Kita punya badan organisasi internasional Humanity First dan itu diakui PBB. Organisasi tersebut melaksanakan pengobatan gratis dan donor mata.


BERAPA BANYAK JAMAAH AHMADIYAH BANDUNG?

Mansur :
Keseluruhan sekitar 2000. Di bandung ada 4 masjid, di Bandung kulon yaitu di jalan Safari. Masjid Kebon Kangkung, di Bandung wetan ada di cisaranten, dan ini masjid Bandung tengah.


BAGAMAINA TANGGAPAN AHMADIYAH MENGENAI BERBAGAI PRODUK HUKUM YANG DIKELUARKAN BERKENAAN PEMBATASAN KEGIATAN AHMADIYAH?

Mansur :
Kami menganggap produk hukum itu tidak ada artinya buat kami. Kami jalan terus. Sebab skb 3 menteri juga tidak menyatakan bahwa Ahmadiyah tidak boleh ada kegiataan. Hanya menyatakan tidak boleh ada syiar. Tapi kita jalan aja. Di Bandung ini tidak ada masalah. Masa gak boleh kita beribadah? Dan menyampaikan kebenaran, mengapa tidak boleh? Kami sampaikan saja bahwa Imam Mahdi sudah datang. Kami bersyukur sudah beriman kepada Imam Mahdi. Bagi kami tidak masalah selama kami masih bisa jalan terus.

Oleh Ahmadiyah, Quran sudah diterjemahkan dalam 72 bahasa. Ini tazkirah (menunjukan kepada wartawan Risalah). Ini yang dikatakan orang sebagai kitab kita. Ini hanya pengalaman rohani saja.

Memang ada juga ilham beliau, wahyu beliau, itu dicatat oleh para sahabatnya tapi setelah beliau wafat. Beliau tidak pernah menulis kitab. Dengan NU, Muhammadiyah, ketuaMUI Bandung, kita baik-baik saja.


APA ITU MUBALIGH DAN BAGAIMANA IA DIPILIH?

Danang :
Kalau diluar kita manggil ustad, di Ahmadiyah lebih familier mubaligh/mualim. Dia diadakan untuk tarbiyah (pendidikan jamaah), syiar (menyampaikan, kedatangan Imam Mahdi dan mengajak baiat). Ahmadi punya departemen yang khusus mengurus mubaligh. Mubaligh adalah orang yang sudah mewakafkan diri untuk mengurusi agama. Karena itu agama memberikan segala fasilitas. Kendaraan, rumah, dana kesejahteraan. Sehingga kehidupan Mubaligh termonitoring. Tidak harus ceramah dulu jika ingin makan. Kerja kita hanya untuk agama. Saya gak kepikiran harus bisnis ini itu.

Untuk jadi mubaligh harus melewati pendidikan khusus minimal 5 tahun. jika lolos baru mengisi formulir wakaf hidup. Kerjanya sesuai dengan penugasan dari pusat. Kami tidak bisa asal semaunya. Pusatnya di Kembang parung Bogor.


BAGAIMANA ANDA MEMUTUSKAN UNTUK BERGABUNG DENGAN AHMADIYAH?

Danang :
Saya mengenal Ahmadiyah sejak saya hijrah ke Semarang. Saya lahir di salatiga. Kebetuan karyawan kakak adalah anggota Ahmadiyah. Karena saat itu saya aktif di Masjid Agung Semarang, saya banyak mengenal informasi negatif tentang Ahmadiyah. Saat kami konfirmasi ke rumah dan ia menyampaikan tentang Ahmadiyah dengan baik. Melalui beliau rasa ketertarikan saya mulai muncul.

Masjid Baiturrahman (Semarang) juga gak jauh dari masjid Ahmadiyah. Saya mengalami keraguan, lalu saya shalat istikharah. Dalam mimpi saya melihat foto khalifah ke-4 akhirnya saya memutuskan untuk masuk Ahmadiyah san keluarga semua berbaiat.

Setelah itu saya ikut pesantren. Kakak saya bilang, kalau benar ya teruskan. Dalam waktu 5 tahun semua pertanyaan saya terjawab. Konsekuensi jadi mubaligh harus siap sedia seperti tentara. Tugas pertama di Ternate.

Di sana saya dapat istri orang Manado. Di sana gak ada Ahmadiyah. Saya menyampaikan pelajaran Islam umum saja. Tapi masyarakat tertarik sehingga saya dirikan jamaah di sana.

Mutasi 7 tahun berikutnya ke Samrinda, di sana saya sekitar 6,5 tahun. Kami berkarya membuat masjid, membuat cabang. Sebagaimana ustad, dan kami masuk ke padalaman Kalimantan. Banyak mualaf yang belajar dari dasar. Kami bawa Islam, Ahmadiyah hanya bendera saja, ajarannya Islam.

Banyak pengalaman menarik, seperti bertemu banyak babi tiap berkunjung  ke rumah warga. Kita Kita doa saja supaya halal suguhannya. Setelah itu kami akali dengan membawa makanan dan aqua sendiri.

Di sana saya punya teman pendeta dari Katedral. Misinya sama, dia ingin Kristenisasi, saya ingin Islamisasi. Jadi kita sangat dekat. Biarlah mereka (masyarakat) yang menilai antara ustad dan romo, haha. Kita ribuan langkah kalah (dalam materi) tapi kan yang kita ingin menangkan adalah hati.

Dengan apa? 
Dengan menyampaikan akhlak Rasul. Jadi yang dilihat adalah prosesnya, bukan hasilnya. Kita bisa mendirikan masjid di tengah orang nasrani. Dan mereka merasa nyaman dengan kami dibandingkan dengan ormas lain.

Silahkan 24 jam kami siap memberi informasi. Kalau anda ingin mencari kebenaran. Kita sampaikan bahwa rasul tidak pernah berdusta. Yang lain masih menunggu, sampai kapan? Katanya hari kiamat.

Kalo hari kiamat untuk apa? 
Kan tugasnya untuk mengembalikan syariah. Kami ini hanya taat pada Allah dan Rasul saja. Kalo akibatnya kami dihina dan dimaki itu udah konsekuensinya, keimanan seperti itu harus diuji. Dicaci maki itu sunnah rasul. Jamaah yang paling dicaci saat ini ya Ahmadiyah. Selama saya lahir dan besar di NU tidak pernah dicaci maki.

BAGAIMANA PANDANGAN ANDA TENTANG JEMAAH MUSLIM (NON-AHMADIYAH)?

Mansur :
Ahmadiyah punya moto “love for all hate for no one”. Khalifah menyatakan bahwa Ahmadiyah tidak memusuhi siapapun. Itu moto kita.

Danang :
Sesat atau tidak sih bukan urusan kami, bukan urusan manusia. Mau surga atau neraka bukan urusan kita. Kita hanya menjadi hamba yang taat dan menjalankan perintah serta menjauhi larangan. Manusia ingin menghakimi, itu hak dia. Tapi kami tidak diperbolehkan seperti itu.
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.