Seorang saksi mata mengaku mendengar suara keras seperti ledakan petasan besar di Cicendo, Bandung

Kepolisian mengepung satu terduga pelaku ledakan bom panci di Kelurahan Arjuna, Bandung. (Detikcom)

Dikutip Antara, sebuah ledakan terjadi di kawasan Jalan Krisna, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, tepatnya di taman Pandawa Kota Bandung pada Senin sekitar pukul 08.15 WIB.

Menurut seorang saksi mata di lokasi, suara ledakan terdengar sangat keras, seperti petasan besar.

Setelahnya, ia melihat seorang pria berlari ke Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, sambil membawa pisau.

Sosok yang diduga pelaku bersembunyi di kantor kelurahan, dan membakar gedung lantai dua.

Tim Densus 88 kemudian mengepung kantor kelurahan, serta masuk menyergap terduga teroris di dalamnya. Terdengar suara baku tembak senjata di lokasi itu.

Berdasarkan laporan Radio Elshinta, sekitar 20 petugas polisi menggerebek kantor dan masuk ke dalam.

Beberapa saat kemudian, terdengar polisi berteriak meminta petugas kesehatan masuk ke kantor.

Tampak satu tim kesehatan terdiri dari dokter kepolisian dan Palang Merah Indonesia menuju ke sana. Sebuah ambulans pun bersiap di dekat kantor kelurahan.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus menyebut sebuah bom panci meledak di sekitar kantor Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Bandung, Senin (27/2).

Ia menduga, pelaku ledakan itu berjumlah dua orang.

"Yang satu melarikan diri naik motor, yang satu masuk ke kantor kelurahan", ujar Yusri kepada CNN Indonesia, melalui sambungan telepon.

Yusri mengatakan, seorang pelaku yang berada di kelurahan diduga mengenakan jaket bom bunuh diri.

Menurut Yusri, kepolisian masih mengumpulkan berbagai data terkait ledakan. Tidak terdapat korban jiwa akibat ledakan bom panci itu. (CNN Indonesia/Antaranews/Detikcom)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.