Pusat komunitas dan sekolah Yahudi di berbagai negara bagian AS melaporkan mendapat ancaman bom

Ilustrasi (Al-Jazeera)
Pusat komunitas dan sekolah Yahudi di berbagai negara bagian AS melaporkan aanya ancaman bom.

Anti-Defamation League (ADL), sebuah LSM Yahudi mengatakan, setidaknya terdapat 20 ancaman bom terhadap pusat komunitas dan sekolah Yahudi pada Senin (27/2) di 12 negara bagian.

Menurut mereka, ini adalah ancaman "gelombang kelima" pada 2017. Sekitar 90 ancaman telah diterima komunitas Yahudi tahun ini, salah satunya terhadap markas ADL di New York.

Namun, tidak ada bom yang ditemukan.

"Ancaman bom ke pusat-pusat komunitas Yahudi dan sekolah di seluruh negeri tampaknya tidak kredibel. Kami mendesak semua lembaga Yahudi meninjau prosedur mereka", ujar kepala eksekutif ADL Jonathan Greenblatt.

Menurutnya, ancaman bom ini bukan satu-satunya perlakuan anti-Semitisme selama beberapa pekan terakhir.

Sebelumnya, kuburan Yahudi Gunung Carmel di Philadelphia dirusak atau digeser.

Sementara lebih dari 150 batu nisan rusak di pemakaman Yahudi di St Louis, Missouri.

Gubernur Pennsylvania, Tom Wolf, bersumpah melindungi komunitas Yahudi dan menemukan pelaku penodaan pemakaman.

"Setiap tindakan anti-Semit atau tindakan intimidasi yang ditujukan pada lembaga Yahudi dan warga Pennsylvania benar-benar tercela", katanya.

Juru bicara Gedung Putih Sean Spicer mengatakan, Presiden Donald Trump "sangat kecewa dan prihatin" atas laporan insiden di Philadelphia.

"Presiden mengutuk segala tindakan anti-Semit dan kebencian...", ujar Spicer. (Al-Jazeera)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.