Berbagai kelompok dan lembaga Islam di Malaysia mengirim lebih dari 2.000 ton bantuan bagi warga Rohingya yang mengungsi ke Bangladesh

Kapal bantuan dari organisasi di Malaysia tiba di pelabuhan Yangon, Myanmar, 9/2/2017 (Rueters)
Kapal Malaysia yang membawa bantuan untuk ratusan ribu pengungsi Muslim Rohingya tiba di Bangladesh pada Senin (13/2).

Kekerasan yang dialami masyarakat Rohingya membuat negara tetangga mayoritas Muslim merasa kecewa dan marah.

Berbagai kelompok dan lembaga Islam di Malaysia mengirim lebih dari 2.000 ton bantuan bagi warga Rohingya yang mengungsi ke Bangladesh.

Kapal ini lebih dulu berhenti di pelabuhan kota Yangon, Myanmar, pekan lalu. 500 ton bantuan diturunkan di sana dan akan dibawa ke Rakhine oleh pemerintah Myanmar.

Perwakilan misi bantuan mengatakan, 2.000 ton bantuan dibawa ke Bangladesh meskipun sempat belum mendapat izin akses.

"Kami tidak diperbolehkan merapatkan kapal atau mengunjungi kamp-kamp", ujar sumber, dilansir dari Reuters.

Lebih dari 70.000 Rohingya mengungsi ke Bangladesh akibat kekerasan yang dilakukan oleh pasukan keamanan Myanmar sejak Oktober 2016.

Sebelumnya, telah ada sekitar 200.000 warga Rohingya tinggal di kamp pengungsian Bangladesh.

Menurut sumber pemerintahan Bangladesh, kapal bantuan dalam perjalanan ke pelabuhan Chittagong setelah melalui kota pesisir Teknaf, dekat perbatasan Myanmar.

Pengaturan sedang dilakukan terkait bongkar muat barang.

Namun, administrator kepala distrik pesisir Cox Bazar, Ali Hossain mengaku belum menerima izin mendarat bagi siapapun dari kapal itu.

Seorang pejabat pelabuhan Chittagong mengatakan, upacara penerimaan bantuan akan diadakan hari Selasa (14/2) ini, dihadiri seorang pejabat Kementerian Luar Negeri dan Diplomat Malaysia. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.