Sebuah kapal Malaysia yang membawa 2.300 ton bantuan bagi puluhan ribu warga Muslim Rohingya tiba di perairan Yangon, Myanmar

Kapal kemanusiaan Malaysia (Nautical Aliya) yang ingin ditujukan untuk Rohingya
Sebuah kapal Malaysia yang membawa 2.300 ton bantuan bagi puluhan ribu warga Muslim Rohingya tiba di perairan Yangon, Myanmar.

Pekerja kesehatan dan aktivis berada di dek kapal Nautical Aliya, yang segera merapat ke pelabuhan Thilawa dekat ibukota ekonomi Myanmar, Kamis (9/2).

Kapal itu mengangkut bantuan makanan, medis, dan pakaian.

Menteri kesejahteraan sosial Myanmar hadir dalam pertemuan dengan delegasi kapal.

Nautical Aliya berangkat dari Malaysia pekan lalu. Sebagian bantuan akan dibongkar di Yangon dan diangkut ke Rakhine lewat darat.

Sisanya akan dibawa ke pelabuhan Teknaf di Bangladesh selatan, lokasi sekitar 70.000 Muslim Rohingya menyelamatkan diri sejak Oktober untuk menghindari kekerasan militer Myanmar.

Misi ini sempat menjadi alasan ketegangan langka sesama anggota ASEAN, Myanmar dan Malaysia.

Sebelumnya, para aktivis dari Malaysia ingin meniru misi Freedom Flotilla di Gaza, tahun 2010, dengan upaya menembus perairan Rakhine.

Myanmar awalnya menolak mengizinkan kapal Malaysia memasuki perairannya. Dan menuntut pembagian bantuan harus sekaligus kepada Muslim Rohingya dan etnis Buddha Rakhine. 

Didemo massa Buddha
Din luar area dermaga, puluhan biksu dan demonstran menanti kapal itu dengan melambaikan bendera nasional dan tulisan: "Tidak ada Rohingya".

"Kami ingin mereka tahu bahwa kami tidak memiliki Rohingya di sini", kata seorang biksu Buddha bernama Thuseitta.

Buddha nasionalis radikal memang menolak keberadaan etnis minoritas Muslim itu di negaranya. Karena menganggap mereka imigran gelap dari Bangladesh.

Massa Buddha anti Rohingya sambut kapal Malaysia (AFP)

Sekumpulan Biksu anti Rohingya (AFP)
(Al-Jazeera/AFP)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.