Ratusan polisi mencoba mengusir sejumlah pemuda Israel nasionalis yang berbondong-bondong ke Amona mendukung pemukim ilegal

Polisi membawa aktivis pro-pemukiman dalam aksi penggusuran di Tepi Barat (1/2/17, reuters)

Demonstran bentrok dengan Polisi Israel yang menggusur perumahan ilegal di Tepi Barat.

Sekitar 330 pemukim Israel tinggal di Amona, blok terbesar diantara sejumlah blok lain yang dibangun tanpa izin.

November lalu Mahkamah Agung memutuskan pemukim harus meninggalkan Amona karena rumah mereka dibangun di atas tanah Palestina milik pribadi.

Menurut polisi, hanya 22 dari 40 kepala keluarga yang berhasil dikeluarkan.

Ratusan polisi mencoba mengusir sejumlah pemuda Israel nasionalis yang berbondong-bondong ke Amona mendukung pemukim ilegal.

"Seorang Yahudi tidak mengusir seorang Yahudi!", anak-anak itu berteriak.

Pemukim Amona masuk ke dalam rumahnya setelah mendirikan penghalang di depan pintu, bersumpah melakukan perlawanan pasif terhadap penggusuran.

"Kami tidak akan meninggalkan rumah kami. Tarik kami keluar dan kami akan pergi. Ini adalah hari buruk untuk zionisme", ujar salah satu pemukim ilegal.

Saat malam, polisi mengangkut beberapa pengunjuk rasa dari tempat tinggal dan persembunyian, membawa mereka pergi dengan bus.

Tiga belas demonstran ditahan selama bentrokan dan sempat terjadi pelemparan batu.

Juru bicara polisi mengatakan, sekitar 20 petugas terluka oleh batu dan cairan kaustik yang dilemparkan demonstran Yahudi.

Dari lokasi terdekat, Issa Zayed, seorang warga Palestina yang memiliki tanah di Amona, menyaksikan adegan melalui teropong.

"Alhamdulillah, mereka dievakuasi dan tanah kami akan kembali", katanya.

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan mengenai pembentukan komite, termasuk untuk menentukan wilayah relokasi.

2006 silam, di Amona juga terjadi penggusuran paksa. Sembilan gubuk dirobohkan. Polisi berhadapan dengan ribuan pemukim dan lebih dari 200 orang terluka.

Masalah Amona telah menyebabkan ketegangan dalam koalisi Netanyahu.

Hal itu mereda setelah ia mendapat dukungan hukum dari partai Jewish House, sekutu politik sayap kanan, agar dapat melegalkan puluhan blok.

Tapi itu tidak akan berlaku di Amona karena telah ditetapkan ilegal oleh pengadilan.

"Kami telah kalah dalam pertempuran Amona tapi kami memenangkan kampanye untuk Tanah Israel", ujar menteri kabinet dan pemimpin Jewish Home Naftali Bennett dalam akun Twitter. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.