ISIS dalam posisi terjepit di Irak dan Suriah. Wilayah-wilayah kekuasaannya terus direbut oleh musuh-musuhnya yang berlomba

Ilustrasi (Anadolu Agency)

Pasukan Irak pada Minggu (19/2) meluncurkan serangan darat melawan kelompok teroris ISIS di Mosul barat, Irak utara.

"Kami umumkan awal dari fase baru operasi itu", ujar Perdana Menteri (Syi'ah) Irak, Haidar al-Abadi, dikutip dari Anadolu.

Milisi Syi'ah pro pemerintah, al-Hashd al-Shaabi, akan menyerang daerah barat, menurut juru bicara militer Brigadir Jenderal Yahya Rashool.

"Pasukan kami maju untuk mendukung mereka mencapai tujuan", katanya.

Menurut Komandan Operasi Mosul Abdul-Amir Yarullah, pasukan Irak telah mengontrol lima desa di Mosul barat.

Sebelumnya, pasukan itu juga berhasil merebut tujuh desa dan situs pembangkit listrik.

Sedangkan unit polisi federal bertugas mengambil alih bandara Mosul, sebelah selatan kota, menurut Letnan Faisal al-Khafaji.

"(Merebut) Bandara akan memungkinkan kami memiliki sebuah pangkalan udara dekat kota, sehingga dapat memfasilitasi serangan udara", kata al-Khafaji.

Sejak Oktober, tentara Irak yang dukungan koalisi AS, milisi Syi'ah dan Peshmerga memulai serangan untuk merebut Mosul.

Pada Januari, mereka mengumumkan telah mengambil alih bagian timur Mosul. Meski terdapat berbagai laporan pelanggar yang dilakukan milisi Syi'ah.

ISIS sendiri dalam posisi terjepit di Irak dan Suriah. Wilayah-wilayah kekuasaannya terus direbut oleh musuh-musuhnya yang saling berlomba. (Anadolu Agency/rslh)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.