Syaikh Abu Jaber Hasyim mengatakan, pihaknya akan berjuang membebaskan seluruh wilayah Suriah

Bendera Hay'at Tahrir Syam (HTS)
Pemimpin aliansi oposisi Islamis di Suriah berjanji akan meningkatkan serangan kepada tentara rezim Suriah dan sekutunya, Iran, serta melanjutkan upaya menjatuhkan kekuasaan Basyar al-Assad.

Abu Jaber Hasyim al-Syeikh lewat video mengatakan, pihaknya akan berjuang membebaskan seluruh wilayah Suriah.

"Kami jamin, kami akan memulai proyek ini dengan mengaktifkan kembali aksi militer melawan rezim. Kami akan menyerang barak mereka dan mengobarkan pertempuran revolusi yang baru", tegasnya.

Abu Jaber juga mengatakan, Hay'at Tahrir Syam (Dewan Pembebasan Syam) akan membentuk satu kesatuan kekuatan militer dan politik anti-Assad.

Upaya perdamaian internasional dianggapnya bertujuan untuk "mencegah revolusi", serta menutupi kejahatan Assad pada rakyat Suriah.

"Kami berusaha menyatukan front-front di Suriah dalam satu kesatuan di bawah kepemimpinan terpadu untuk menurunkan rezim kriminal itu", tambahnya.

HTS dibentuk bulan Januari lalu dengan pemimpin Syaikh Abu Jaber, mantan tokoh Ahrar Syam. Terdiri dari beberapa faksi oposisi, termasuk mantan afiliasi al-Qaeda, Jabhah Fathu Syam (JFS).

Mereka mengajak ribuan pejuang agar membelot dari kelompok oposisi lain, seperti FSA. Karena kecewa atas kesediaan FSA yang terlibat proses perdamaian dengan rezim Assad.

Sebelum aliansi terbentuk, terjadi pertempuran sengit di sekitar Idlib antara JFS dan kelompok kecil FSA.

Saling tuding terjadi sebagai pihak yang salah. JFS merasa jadi korban konspirasi setelah tokoh-tokohnya jadi sasaran AS.

Sedangkan sejumlah grup merasa diserang milisi Jundu al-Aqsa yang berbaiat pada JFS. Ketegangan meningkat di beberapa daerah.

Sejumlah faksi kecil oposisi khawatir atas keberadaan HTS. Sehingga mereka juga menggabungkan kekuatan ke dalam Ahrar Syam, yang merapat ke Turki.

Namun mereka masih bertempur bersama dalam melawan tentara Suriah dan menjaga garis depan, meskipun terdapat perbedaan ideologi dan metodologi.

Mereka meluncurkan operasi militer baru di provinsi Latakia, basis warga minoritas Alawite, sekte agama Assad. (Reuters)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.