Dalam pertempuran singkat kemarin, pasukan rezim dilaporkan kehilangan 2 personel dan direbutnya kendaraan lapis baja



Terjadi bentrokan antara pejuang oposisi dan pasukan Suriah dan sekutunya di desa Om al-Zendein, pada Kamis (9/2).

Bentrokan terjadi saat kedua pihak berlomba menuju kota al-Bab dalam rangka serangan terhadap teroris ISIS.

Mustafa Seijari, komandan kelompok oposisi Liwa al-Motasem pernah mengatakan kesiapan FSA menghadapi tentara rezim dan milisi Syi'ah dukungan Iran yang membela Assad.

Dalam pertempuran singkat kemarin, pasukan rezim (SAA) dilaporkan kehilangan 2 personel dan direbutnya kendaraan lapis baja mereka.

Perlombaan menghantam ISIS di sekitar al-Bab memang sengit.

Namun, sejumlah prediksi mengatakan, tak akan ada bentrokan serius antara FSA dan SAA, karena kedua pihak akan ditahan oleh Turki maupun Rusia.

Pasca insiden, FSA menjadi lebih agresif dalam merebut al-Bab.

Peta di sekitar al-Bab, Hijau: FSA, Merah: Assad, Hitam: ISIS

Pejuang oposisi bersepakat dengan Turki meluncurkan operasi Euphrate Shield untuk menciptakan daerah aman bagi warga sipil di Suriah utara.

Sejauh ini, FSA telah membebaskan ribuan km persegi dari militan. (Orient-news/rslh)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.