Penggeledahan terkait kasus dugaan pencucian uang pada donasi aksi 411 dan 212

Polisi geledah rumah Ustadz Adnin Armas (Kiblat)
Mabes Polri melakukan penggeledahan di beberapa rumah pengurus Yayasan Keadilan untuk Semua yang juga terkait Ustadz Bachtiar Nasir (UBN).

Salah satu yang digeledah, rumah milik Ustadz Adnin Armas di Depok, Jawa Barat.

Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Agung Setya, penyidik menyita beberapa dokumen dalam penggeledahan itu.

“Menindaklanjuti hasil pemeriksaan kemarin siang, kami menemukan beberapa dokumen dalam proses penyidikan ini”, kata Agung kepada kumparan, Sabtu (11/2) dini hari.

Adnin dikenal sebagai da’i sekaligus kerabat dekat Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF)-MUI Bachtiar Nasir.

Keduanya, pada Jum'at (10/2) siang diperiksa sebagai saksi terkait pengumpulan dana masyarakat lewat yayasan.

Sejak pukul 1 dini hari
Menurut Islamic News Agency (INA), sekitar 3 polisi memasuki rumah Adnin pada pukul 01.00 dini hari. Sementara sejumlah polisi lain berjaga-jaga di luar rumah.

Istri Adnin Armas, Irma, menyatakan sangat kaget dengan kehadiran para polisi malam hari. Apalagi saat polisi datang, ia sedang berada di luar rumah, sementara sang suami sejak pagi dipanggil ke Barekrim.

“Saya pulang karena ditelepon anak saya. Anak saya nangis-nangis karena pintu rumah saya digedor-gedor. Kasihan anak saya”, ujar Irma saat ditemui salah seorang perwakilan Bareskrim di dalam rumah, Depok Jawa Barat.

Irma mengatakan, anaknya sangat trauma dengan situasi ini. Anaknya yang masih di bawah umur tersebut ketakutan ketika didatangi polisi. Apalagi rumah Adnin sempat dibobol orang tak dikenal.

“Anak saya dirumah sendiri. Jerit-jerit. Menangis”, ujar Irma kepada INA.

Malam itu polisi mendatangi rumah Adnin karena dalam catatan, Yayasan Justice for All (Yayasan Keadilan untuk Semua), beralamat di kediaman Adnin Armas, Depok.

“Ya mohon maaf bu (atas ketidaknyamanannya). Karena setahu saya alamat yayasan di sini”, ujar perwakilan Bareskrim AKBP Asri Efendi SIK.

Ustadz Adnin Armas dikenal sebagai salah satu pendiri lembaga think tank yang mewadahi sejumlah cendekiawan Muslim, INSIST. (Kumparan/Hidayatullah)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.