Beijing memang memiliki hubungan ekonomi dan diplomatik erat dengan Teheran

Ilustrasi (Reuters)

China pada Senin (6/2) mengatakan telah "melayangkan protes" pada Amerika Serikat mengenai daftar sanksi Iran, yang mencakup beberapa individu dan perusahaan China.

Jum'at (3/2), AS menjatuhkan sanksi terhadap 25 orang dan entitas akibat uji coba rudal balistik yang dilakukan Iran.

Mereka yang terkena dampak sanksi tidak dapat mengakses sistem keuangan atau berurusan dengan perusahaan AS.

Daftar sanksi mencakup dua perusahaan dan tiga orang China. Namun hanya satu yang disebutkan secara ekspilisit sebagai warga China oleh Departemen Keuangan AS, yaitu Qin Xianhua.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang, mengatakan bahwa Beijing mengajukan protes, menyebut sanksi tersebut "tidak bermanfaat" dalam peningkatan rasa percaya diantara kedua negara.

"Kami secara konsisten menentang sanksi sepihak", ujar Lu dilansir dari Reuters.

Eksekutif dari dua perusahaan China yang masuk dalam daftar mengatakan mereka hanya mengekspor barang secara "normal" ke Timur Tengah dan tidak merasa melakukan sesuatu yang salah.

China sempat terkena sanksi unilateral pada beberapa perusahaannya oleh AS dan negara lain, akibat masalah Iran atau ambisi nuklir Korea Utara.

Beijing memang memiliki hubungan ekonomi dan diplomatik erat dengan Teheran, tetapi juga berperan dalam kesepakatan mengekang program nuklir Iran. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.