Awalnya polisi menangkap basah biksu membawa 400 ribu ekstasi, setelah biara digeledah ditemukan jutaan pil setan

Ilustrasi penyitaan narkoba di kantor polisi Thailand pada tahun 2013, sedang dilancarkan di seluruh Asia Tenggara (BBC)
Biksu Buddha Myanmar tertangkap basah menyembunyikan lebih dari empat juta pil ekstasi di biara, menurut keterangan kepolisian setempat, Senin (6/2).

Biksu Arsara dicokok setelah pihak berwenang menemukan ratusan ribu pil ekstasi di mobil yang sedang ia kemudikan dalam perjalanan dari Desa Shwe Baho, Kota Maungdaw, Negara Bagian Rakhine.

"Awalnya kepolisian menemukan 400 ribu pil ekstasi", ketika aparat menggeledah mobil tersangka pada Minggu malam, ujar kepala kepolisian Kyaw Mya Win, dilansir dari Antaranews.

"Aparat kepolisian kemudian menggeledah biara biksu tersebut dan menemukan 4,2 juta pil ekstasi",
Arsara dikenal sebagai biksu penting di Biara Baho dan sosok terpandang dalam komunitas Buddha Maungdaw, lapor media setempat The Irrawaddy.

Nilai keseluruhan pil ekstasi yang disita belum diungkap. Pada 2015, PBB memperkirakan harga eceran satu butir pil ekstasi sekitar USD 2 (Rp 26.000).

Sehingga, diperkirakan nilai pil ekstasi yang disita dari Arsara mencapai USD 9,2 juta (Rp 122 miliar).

Myanmar merupakan salah satu negara penghasil narkotika terbesar di dunia termasuk sabu, opium dan ganja.

The Irrawaddy menyebutkan, pada akhir September 2016 polisi Maungdaw menyita narkoba dalam jumlah besar melalui dua operasi.

15 juta tablet ekstasi ditemukan dari sebuah kompleks perusahaan konstruksi. (Antaranews/BBC).
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.