Polisi telah menangkap 20 orang di desa-desa Syi'ah dalam operasi keamanan tanggal 9 dan 19 Februari

Tindakan keras militer di desa-desa Syi'ah Bahrain yang bergejolak (AFP)

Sebuah ledakan terjadi di dekat ibukota Bahrain pada Kamis (23/2). Kementerian Dalam Negeri dalam akun twitternya mengatakan bahwa insiden "teror" tersebut terjadi di Desa Sanabis, Manama barat.

Ledakan melukai seorang wanita, dan tidak ada korban meninggal

Beberapa ledakan terjadi di Bahrain sejak beberapa pekan lalu.

Ketegangan meningkat di Bahrain akibat tindakan keras pemerintah terhadap kelompok oposisi dan aktivis. Perselisihan pemerintah dengan massa Syi'ah juga semakin meningkat.

Sebelumnya, polisi telah menangkap 20 orang di desa-desa Syi'ah dalam operasi keamanan tanggal 9 dan 19 Februari.

Para tersangka berusia antara 20 hingga 65 tahun, termasuk empat wanita. Menurut pemerintah, aksi ini adalah respon dari aksi teror yang beredar.

Mereka dituduh "merencanakan aksi terorisme" atau bekerja sama dengan buronan.

Delapan tersangka dituduh menerima latihan militer dan penggunaan bahan peledak di Iran dan Irak.

Di sisi lain, kelompok hak asasi internasional menuduh Bahrain melakukan tindakan keras pada perbedaan pendapat (oposisi Syi'ah).

Protes kelompok Syi'ah yang menginginkan pelemahan kekuasaan Raja, mulai terjadi sejak pertengahan Februari 2011.

Baru-baru ini, demonstrasi mulai intensif saat "ulang tahun" aksi protes pada 6 tahun lalu itu.

Bahrain menuduh Republik Syi'ah Iran ikut campur dalam urusan dalam negeri negara-negara Arab lewat pengaruhnya ke penduduk penganut Syi'ah.

Teheran membantah, meski secara terang-terangan terus mendukung aksi-aksi yang dilakukan massa Syi'ah. (Reuters/AFP)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.