Pasukan AS akan "disambut" rezim Assad jika ada kordinasi yang jelas

Presiden Suriah Bashar al-Assad(Reuters)

Presiden Suriah Basyar al-Assad menolak pembuatan zona aman bagi pengungsi. Meski ia membuka peluang kerja sama dengan AS.

Ide ini awalnya didukung oleh Presiden AS Donald Trump. Dan disambut baik oleh negara-negara pendukung oposisi seperti Qatar dan Saudi.

"Ini bukan ide yang realistis sama sekali", kata Assad dalam sebuah wawancara.

Assad menyatakan, negara Suriah di bawahnya itu adalah "zona aman" sendiri.

"Jauh lebih layak, lebih praktis dan lebih murah memiliki stabilitas (negara) daripada menciptakan zona aman", kata Assad.

Menurut Assad, zona aman beresiko terkena serangan dari kelompok bersenjata.

PBB juga menolak ide zona aman. Menurutnya, kondisi di Suriah tidak cocok dengan ide tersebut.

Assad mengisyaratkan dapat bekerja sama dengan AS dalam upaya memerangi ISIS, asalkan AS mengambil "posisi politik jelas" soal pengakuan pada kedaulatan rezimnya.

Pasukan AS akan "disambut" di Suriah jika ada kordinasi yang jelas.

"Jika Amerika ingin, tentu saja mereka dipersilakan. Seperti negara lain, kami ingin melawan dan mengalahkan teroris", katanya

"Pasukan (mungkin) merupakan bagian dari kerja sama ... (tapi) anda tidak bisa bicara tentang pengiriman pasukan. Jika anda tidak memiliki arah politik jelas, bukan hanya terorisme, tapi juga menuju kedaulatan Suriah dan kesatuan Suriah", Assad mengisyaratkan.

"Ini harus melalui pemerintah Suriah", katanya.

Presiden AS sebelumnya, Barack Obama, menyerukan agar Assad turun dari jabatan presiden dan mendukung penuh kelompok SDF yang didominasi Kurdi.

Saat ini, SDF bekingan AS menguasai wilayah sangat besar di utara Suriah, bahkan terus meraih kemajuan melawan ISIS.

Sementara terkait zona aman, Trump belum merincinya, tapi pernah mengatakan keinginannya agar negara-negara Teluk ikut membayar operasional zona itu. (Reuters)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.