AS mengambil langkah serius pada Iran akibat uji coba rudal dan serangan ke kapal perang Saudi oleh militan Syi'ah Houthi

penasihat keamanan nasional Michael Flynn memberikan pernyataan resmi dari Gedung Putih (Reuters)

Penasihat Keamanan Nasional AS, Michael Flynn mengatakan, AS secara resmi “memperhatikan” Iran atas “kegiatan yang mengancam stabilitas” setelah uji rudal balistik akhir pekan lalu.

“Mulai hari ini, kami secara resmi menempatkan Iran dalam perhatian”, ujar Flynn dalam pernyataan resmi Gedung Putih Rabu waktu setempat.

Flynn mengatakan: “Peluncuran rudal bertentangan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231".

Iran diseru agar tidak melakukan aktivitas berkaitan dengan rudal balistik yang mampu membawa senjata nuklir, termasuk peluncuran tersebut.

Sementara Sekretaris Pers Gedung Putih Sean Spicer memberikan interupsi pengumuman Flynn.

AS mengambil langkah serius pada Iran akibat uji coba rudal dan serangan ke kapal perang Saudi oleh militan Syi'ah Houthi Yaman.

“Ini menjelaskan pada masyarakat internasional tentang perilaku destabilisasi Iran di Timur Tengah", ujar Flynn.

"Enam bulan ini milisi Houthi telah dilatih dan dipersenjatai oleh Iran. Mereka menyerang kapal Emirat dan Saudi, serta mengancam kapal AS dan sekutu yang transit Laut Merah", ujarnya.

“Pemerintahan Obama gagal memberi tindakan pada Teheran, termasuk perpindahan senjata, dukungan untuk terorisme, dan pelanggaran lain norma-norma internasional", lanjutnya.

Menurutnya, pemerintahan baru Trump mengecam tindakan Iran yang mengganggu keamanan, kemakmuran, dan stabilitas di Timur Tengah dan sekitarnya.

Ia menuduh negara Syi'ah itu "menempatkan Amerika dalam risiko". (Arabnews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.