Presiden Joko Widodo dan Raja Salman akan menandatangani hingga 10 MoU di berbagai kerja sama

Jokowi dan Raja Salman
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi mengatakan, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Presiden Indonesia Joko Widodo akan menandatangani sebanyak 10 kesepakatan kerjasama.

10 perjanjian ini membuktikan pentingnya pertemuan bilateral antara kedua pemimpin.

Selain itu, pihak Kedutaan Besar Arab Saudi menyebut pertemuan akan makin mempererat hubungan antara Indonesia dengan Saudi.

"Ada sebanyak 10 perjanjian yang menandakan betapa sangat baiknya hubungan ini", kata Osama di kantor Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Selasa (28/2), dikutip Antaranews.

Osama tidak merinci 10 perjanjian yang akan ditandatangani. Namun ia menjelaskan, perjanjian itu berkaitan dengan keamanan, pendidikan, kebudayaan, usaha kecil menengah, kesehatan hingga penerbangan sipil.

"Yang akan ditandatangani besok saat pertemuan bilateral dengan Presiden Jokowi adalah yang berkaitan dengan keamanan, Islamic Affair, kesehatan, kebudayan, pendidikan, perikanan, UKM, pengoperasian penerbangan sipil. Ada sekitar 10 MoU yang ditandatangi besok", jelas Osama.

Osama melanjutkan, banyaknya perjanjian inilah alasan Arab Saudi membawa hingga 900 orang delegasi ke Indonesia.

"Raja membawa banyak delegasi, sekitar 900 orang karena banyak MoU yang harus ditandatangani", pungkas Osama.

Raja Salman akan berada di Jakarta dan Bogor pada 1-3 Maret 2017, selanjutnya raja beserta 1.500 anggota delegasi, termasuk 10 menteri dan 25 pangeran akan melakukan kunjungan wisata di Bali pada 4-9 Maret 2017. Kedatangan Raja Arab Saudi terakhir ke Indonesia adalah pada 1970. (Antaranews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.