Menurut PBB, setengah dari 22 provinsi Yaman berada dalam kategori "kondisi darurat pangan"

Warga Yaman membutuhkan bantuan makanan

Petani Yaman membutuhkan bantuan segera agar dapat menghasilkan pangan dan memberi lapangan pekerjaan bagi warga, menurut organisasi pangan dunia, FAO.

Perang Yaman yang telah berlangsung selama 2 tahun membuat setengah populasi negara berada dalam kelaparan, menghancurkan ekonomi, dan mengganggu persediaan makanan.

Menurut PBB, setengah dari 22 provinsi Yaman berada dalam kategori "kondisi darurat pangan". Kategori ini merupakan peringkat 4 dari skala 1-5, dimana peringkat 5 dikategorikan sebagai "kelaparan".

"Akses warga terhadap makanan semakin memburuk, dan dibutuhkan aksi segera untuk.mengatasinya", ujar Salah Hajj Hasan, perwakilan FAO untuk Yaman.

2/3 populasi Yaman bergantung pada agrikultur untuk bertahan hidup. Pertanian adalah satu-satunya sektor ekonomi yang masih berfungsi.

Namun, bertani dalam keadaan perang terasa cukup sulit. Petani desa membutuhkan bantuan untuk memperbarui tanaman dan ternak.

Desa-desa juga mendapat beban karena banyak orang mengungsi ke kota untuk tinggal bersana kerabat lainnya.

Membantu petani bukan hanya akan mengurangi kelaparan, tapi juga dapat mencegah konflik agar tidak memburuk.

"Dari sisi keamanan, jika kita tidak memberi pekerjaan pada anak muda, coba pikir apa yang akan mereka lakukan?", Ujar Hassan.

Perlu ada sistem peringatan dini agar pemerintah dan badan-badan bantuan dapat memantau perubahan tingkat kelaparan, mendapatkan informasi awal tentang kekeringan, hama tanaman, angin siklon dan banjir.

"Berdasarkan angka, Yaman adalah negara dengan krisis kemanusiaan paling parah", ujar kepala divisi darurat dan rehabilitasi FAO Dominique Burgeon.

Uni Eropa telah memberikan bantuan sebesar € 12 juta untuk membantu 150.000 petani dan tujuan mengumpulkan data lebih lanjut mengenai akses pangan. (Reuters)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.