Turki mengkategorikan kelompok ISIS dan Jabhah Fathu Syam (JFS) sebagai kelompok teroris, menurut Kementerian Luar Negeri Turki

Suasana pada perundingan dama di Astana, Kazakhstan (Arabnews)
Turki mengkategorikan kelompok ISIS dan Jabhah Fathu Syam (JFS) sebagai kelompok teroris, menurut Kementerian Luar Negeri Turki pada Kamis (26/1).

JFS atau yang dulu bernama Jabhah Nushrah, terlibat pertempuran serius dengan kelompok oposisi FSA sejak hari Selasa (24/1).

Mereka dipandang mengancam kelompok oposisi yang didukung Turki, dan disebut berencana menggagalkan pembicaraan damai.

Sumber pro Turki mengatakan, serangan JFS itu dituding bermotif untuk mencegah solusi politik konflik Suriah.

Seperti diketahui, JFS yang dianggap sebagai organisasi teroris PBB tidak diakui sebagai bagian dari oposisi meski terlibat perlawanan terhadap Assad.

JFS menyebut upaya politik yang digagas asing (Rusia-Turki), bermaksud mengisolasi mereka.

Kelompok itu juga menganggap proses politik akan merusak revolusi dalam upaya mengalahkan rezim Assad.

Sementara di pihak FSA, JFS disebut menyerang posisi mereka. Serta bermaksud membuat revolusi Suriah sesuai agenda kelompok bekas al-Qaeda itu. (Arabnews/rslh)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.