"Anehnya, situs abuzubair.net juga termasuk yang diblokir. Padahal, situs tersebut sudah kadaluarsa alias tidak aktif lagi"

Presentasi pihak Kominfo pada pengelola situs yang diblokir
Beberapa perwakilan situs yang baru-baru ini diblokir pemerintah mendatangi Kemenkominfo untuk melakukan audiensi.

Seperti dilaporkan oleh Budi Marta Saudin, jurnalis FokusIslam, dalam kesempatan ini hadir perwakilan islampos.com, kiblat.net, voa-islam.com dan dakwahtangerang.com.

Audiensi mereka ditemui oleh Dirjen Aptika Kemenkominfo, Staf Ahli bidang hukum Kemenkominfo, perwakilan Mabes Polri, Polda Metro Jaya dan Dewan Pers.

"Menurut keterangan Dirjen, pemblokiran dilakukan karena situs-situs tersebut dilaporkan oleh masyarakat", ujar Budi.

Budi menambahkan, situs tersebut dituduh bermuatan konten negatif, hoax dan anti NKRI menurut laporan pihak tertentu.

Namun Budi mengaku heran, karena turut diblokirnya sebuah situs dakwah yang telah mati akibat tidak ada pengelolaan lebih lanjut.

"Anehnya, situs abuzubair.net juga termasuk yang diblokir. Ya diblokir, ini kata Dirjen Kemenkominfo, bukan kata saya. Padahal, situs tersebut sudah kadaluarsa alias tidak aktif lagi", jelas Budi lewat akun Facebooknya.

"Kenapa situs yang sudah tidak aktif kok diblokir? Jawabannya silahkan di dalam hati saja", pungkasnya.

Selain abuzubair.net, dari pantauan Risalah ada 1 alamat lain yang sudah mati tapi tetap diputuskan pemblokiran, yaitu muqawamah.com yang sejak pemblokiran 2015 telah pindah alamat.

Muqawamah alamat baru pun tak aktif lagi mengupload konten. Situs ini sebelumnya berisi sudut pandang kalangan Jihadi (al-Qaeda sentris), terutama untuk menyingkap kesesatan kelompok Khawarij ISIS. (FB)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.