Jika AS membuka kedutaan di Yerusalem, langkah tersebut dapat menjadi sinyal Israel mengambil alih kota sepenuhnya dan memperlihatkan keberpihakan AS

Ilustrasi (Reuters)
Presiden baru AS, Donald Trump, tidak tergesa-gesa memindahkan kedutaan Amerika di Israel ke kota Yerusalem.

Menurut sekretaris pers Trump, Sean Spice, pihaknya belum akan mengumumkan segera mengenai pemindahan karena khawatir dapat menimbulkan kemarahan dari negara-negara Arab.

"Kami masih berada dalam tahap awal untuk diskusi ini," ujar Spicer dalam sebuah surel.

"Belum ada keputusan mengenai itu", jelasnya kepada pers pada Senin (23/1).

Trump diketahui membuat panggilan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu setelah pelantikannya.

Beberapa media Israel menganggap percapakan awal itu pertanda baik mengenai perpindahan ke Yerusalem.

Namun, para pejabat Israel mengatakan, masalah perpindahan hampir tidak dibahas dalam panggilan telepon selama 30 menit.

Mantan Juru Bicara Kementrian Luar Negeri Israel Yigal Palmor mengatakan, pernyataan Spicer merupakan sebuah kode diplomatik untuk mengatakan "tidak sekarang".

"Arti sebenarnya adalah: Jangan menghubungi kami, kamilah yang akan menghubungi kamu", ujar Palmor dalam akun twitternya.

Saat ini, tidak ada satu pun kedutaan di Yerusalem. Status kota tersebut masih harus dibicarakan oleh Israel dan Palestina yang menginginkan bagian timur kota.

Jika AS membuka kedutaan di Yerusalem, langkah tersebut dapat menjadi sinyal Israel mengambil alih kota sepenuhnya dan memperlihatkan keberpihakan AS.

Trump telah meminta anak iparnya, Jared Kushner, berperan sebagai mediator antara kedua negara itu. Supaya berhasil, Kushner dan AS harus terlihat netral.

Yordania dan Mesir telah memberi peringatan agar tidak melakukan perpindahan.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah mengadakan diskusi dengan Raja Abdullah dari Yordania pada Minggu (22/1).

Raja menyatakan keprihatinan tentang kabar relokasi itu. Ia dan Abbas membuat daftar mengenai langkah-langkah yang akan diambil jika kedutaan tetap dipindahkan.

Pertimbangan lain dari Israel adalah hubungan yang coba dibangun dengan negara-negara Muslim Sunni, seperti Turki. Netanyahu sering berbicara tentang "hubungan baru" Israel dengan negara kawasan.

Jika AS tetap memindahkan kedutaan, hal tersebut dapat merusak hubungan mereka. (Reuters)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.