Insiden menyebabkan 4 serdadu tewas; tiga pria dan satu wanita. 17 lainnya mengalami luka-luka

PM Israel Benjamin Netanyahu meninjau lokasi kejadian (BBC)
Seorang warga palestina menabrakan truk yang dikemudinya pada sekelompok tentara Israel di Armon Hanatziv, Yerusalem, Minggu (8/1),

Insiden menyebabkan 4 serdadu tewas; tiga pria dan satu wanita. 17 lainnya mengalami luka-luka.

Pengemudi truk diidentifikasi sebagai warga Palestina bernama Fadi Qunbar (28), yang berasal dari Distrik Jabel Mukaber, Jerusalem Timur. Qunbar meninggal terkena tembakan aparat Israel.

Rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian menunjukkan truk meluncur dalam kecepatan tinggi ke arah para serdadu dan mundur ke arah orang-orang lain.

"Dia menyetir mundur untuk menabrak lebih banyak orang", kata Leah Schreiber, salah seorang saksi mata.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menuduh pelaku merupakan pendukung kelompok militan ISIS.

Ketika berkunjung ke lokasi kejadian, Netanyahu mengatakan, "Kita tahu bahwa ada serangkaian serangan teror. Pasti ada hubungan antara kejadian-kejadian itu, dari Perancis ke Berlin, dan kini Yerusalem"

Walau demikian, Netanyahu tidak memaparkan bukti-bukti yang dia miliki untuk mendukung klaimnya.

Insiden serangan truk ke kerumunan orang terjadi dua kali sepanjang 2016, yakni di Nice, Prancis, dan Berlin, Jerman.

Serangan di Nice, pada Juli 2016 silam, menyebabkan 84 orang tewas. Sedangkan serangan di Berlin, pada Desember lalu, menewaskan 12 orang.

Di lain pihak, kelompok Hamas yang berkuasa di Gaza memuji aksi pelaku.

Juru bicara Hamas, Abdul-Latif Qanou, menyebut tindakan tersebut sebagai aksi "heroik" dan mendorong warga Palestina lainnya untuk "meningkatkan perlawanan". (Arab news/BBC)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.