Kabinet Saudi mengadakan pertemuan membahas berbagai hal di Timur Tengah, terutama Suriah

Raja Salman, (Arab News)

Kabinet Saudi, dipimpin langsung oleh Raja Salman, mengadakan pertemuan pada Senin (2/1), untuk membahas berbagai hal di Timur Tengah, terutama Suriah.

Kabinet menyetujui bahwa pembantaian yang terjadi di Aleppo bisa dikatakan sebagai "kejahatan terhadap kemanusiaan", dilansir dari Arab News.

Kabinet juga menegaskan dukungan Kerajaan terhadap pengawasan evakuasi Aleppo yang dilakukan oleh Dewan Keamanan PBB.

Dalam pertemuan ini juga disampaikan apresiasi terhadap penggalangan dana dari untuk bantuan kemanusiaan Suriah, dengan alokasi mencapai SR 100 juta (Rp 360 M).

Donasi yang diberikan raja secara pribadi sebesar SR 20 juta (Rp.72 M). Putra Mahkota Mohammed bin Naif menyumbang sekitar SR 10 juta (Rp.36 M), sedangkan wakil Putra Mahkota Muhammad bin Salman menyumbang sekitar SR 8 juta (Rp.29 M).

Hal ini dilakukan untuk mempertegas dukungan Kerajaan Saudi terhadap rakyat Suriah dalam menghadapi pembantaian yang dilakukan rezim Assad.

Selain konflik Suriah, Saudi menegaskan dukungan terhadap rancangan solusi perdamaian konflik Israel-Palestina yang diajukan Menlu AS John Kerry, serta resolusi DK PBB mengenai pemberhentian pembangunan pemukiman Israel di wilayah Palestina.

Rapat Kabinet mengucapkan selamat kepada Raja Salman atas 2 tahun jabatannya sebagai pemimpin Saudi dengan berbagai pencapaian yang baik, termasuk meningkatnya stastus Saudi di kancah Internasional. (Arabnews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.