Pasukan rezim Assad berhasil mengambil alih Wadi Barada, daerah sekitar ibukota Damaskus setelah membuat kesepakatan dengan pihak oposisi

Kerusakan di instalasi mata air Ain al-Fija. Gambar diterbitkan oleh SANA (Reuters)

Pasukan rezim Assad berhasil mengambil alih Wadi Barada, daerah sekitar ibukota Damaskus setelah membuat kesepakatan dengan pihak oposisi, menurut media rezim dan SOHR.

Militer rezim dan sekutunya melancarkan serangan sejak Desember lalu untuk merebut Wadi Barada. Membuat pasokan air terganggu.

Lembah tersebut memiliki mata air yang memasok persediaan bagi warga ibukota Damaskus dan sekitarnya.

Pasukan Assad masuk ke desa Ain al-Fija sejak Sabtu lalu. Lokasi mata air dan pompa.

"Pemerintah (Assad) telah masuk ke Ain al-Fija .. dan mengibarkan bendera Suriah di sekitar instalasi mata air", ujar media milik milisi Syi'ah Hezbollah.

Tim perbaikan pompa air yang diutus rezim memasuki Ain al-Fija.

Kesepakatan juga dikonfirmasi oleh kelompok pemantau SOHR.

Berdasarkan kesepakatan, oposisi Wadi Barada akan berangkat ke provinsi Idlib, dengan hanya membawa senjata ringan.

Mereka boleh memilih pergi atau tetap tinggal dan bekerja sama dengan tentara Assad.

Rezim telah melakukan penyerangan dan memberi penawaran gencatan senjata di beberapa daerah lainnya. Umumnya kesepakatakan itu meminta adanya perpindahan ke provinsi Idlib.

Pihak oposisi menilai itu sebagai pengusiran penduduk secara paksa. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.