Akhir pekan ini, puluhan milisi Syi'ah tewas di Wadi Barada ketika melakukan serbuan

Suasana Wadi Barada yang terus digempur Assad
Puluhan pasukan gabungan dari tentara Assad (SAA) dan milisi Syi'ah yang didukung Iran dilaporkan tewas dan luka-luka dalam serbuan gagal di Wadi Barada, sejak Jum'at (20/1).

Komite Media di Wadi Barada mengkonfirmasi kematian puluhan pasukan Assad di kota Ein al-Fijeh dan desa-desa di sekitar, saat mereka melakukan serangan dari beberapa arah.

Sebuah tank T-82 juga dihancurkan oposisi.

Milisi Syi'ah asing yang didukung Iran secara intensif menembakkan artileri dan roket ke Wadi Barada.

Sementara helikopter SAA menjatuhkan bom Birmil (barrel) di wilayah pemukiman.

Mereka juga menggunakan senapan sniper yang dilengkapi teropong termal. Dan menyebabkan kematian dua warga, salah satu korban adalah anggota Komite Medis di Wadi Barada.

Pemimpin redaksi komite media dan kepala komite medis terluka akibat serangan, ungkap sumber-sumber lokal.

Lembah Wadi Barada, terletak 18 kilometer di barat laut ibukota Damaskus, terus digempur oleh kelompok teroris Hezbollah dan militer Assad selama sebulan terakhir.

Serangan itu menewaskan warga sipil dan menyebabkan kerusakan besar fasilitas umum, termasuk rusaknya pompa yang memasok air bagi jutaan warga Damaskus dan sekitarnya.

Pasukan pro rezim belum meraih hasil seperti yang mereka inginkan, tarik ulur wilayah masih terjadi akibat pertempuran sengit antara pejuang Islam Sunni melawan militan Syi'ah.

Selain jadi sumber air, Wadi Barada juga sangat strategis untuk jalur suplai milisi Hezbollah dari Lebanon. (Orient-news)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.