Sekelompok aktivis Hindu di India membuat petisi yang menuntut diberlakukannya larangan memakan daging Sapi secara nasional

Ilustrasi (Antara)
Pengadilan tinggi India pada Jumat (27/1), menolak sebuah petisi mengenai larangan nasional penyembelihan Sapi.

Mahkamah Agung menolak usulan aktivis yang ingin melarang pembunuhan Sapi di seluruh India.

Hanya delapan dari 29 negara bagian India yang mengizinkan konsumsi daging sapi atau penyembelihan sapi.

"Satu negara bagian mungkin melarang penyembelihan, lainnya tidak", kata pengadilan, menolak petisi tersebut, dikutip dari Antara.

"Kami tidak akan mencampuri undang-undang di negara bagian", lanjut putusan pengadilan.

Petisi ditujukan untuk melarang konsumsi Sapi di seluruh negara berpenduduk 1,25 miliar jiwa tersebut.

Sapi adalah hewan yang dikultuskan dalam ajaran Hindu sebagai “ibu” peradaban. Penganut Hindu menganggap membunuh atau memakan daging Sapi sebagai sebuah hujatan.

Namun, jutaan warga minoritas India (termasuk Islam, Kristen dan kasta rendah dalam agama Hindu) masih mengonsumsi daging Sapi.

Sebenarnya, di beberapa negara bagian telah jarang tersedia atau dilarang sama sekali penyembelihan Sapi.

Jelang Idul Adha lalu, pejabat salah satu negara bagian di India membuat kebijakan kontroversial dengan melakukan pemeriksaan hidangan umat Muslim setempat apakah bebas dari daging Sapi atau tidak.

Makanan tersebut adalah nasi Biryani, sebuah masakan legendaris dari campuran bumbu, daging dan nasi yang populer bagi umat Islam di India sejak era kerajaan Islam Moghul.

Polisi di distrik Mewat, Haryana, melakukan razia dengan mengumpulkan sampel dari para penjual nasi Biryani untuk diuji. (Antaranews/rslh)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.