Basuki Hariman, yang ditangkap karena diduga sebagai pelaku suap, menyatakan tak pernah menyerahkan uang pada Patrialis

Patrialis Akbar temui pers pasca pemeriksaan KPK (Kompas foto)
Tersangka dugaan suap terkait uji materil UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Basuki Hariman juga ditahan KPK.

Ia keluar dari Gedung KPK dengan memakai rompi tahanan berwarna oranye. Ia menyebut Hakim Konstitusi, Patrialis Akbar, tidak pernah menerima uang darinya.

"Tidak pernah. Nggak Pernah", kata Basuki.

Basuki menyebut dirinya bukanlah pihak yang bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ia mengaku hanya membantu pihak yang berperkara agar gugatannya dikabulkan.

"Yang perkara orang lain saya hanya kepingin supaya perkara itu bisa menang. Mengenai daging Sapi, (penggugatnya) dari PPS, persatuan (pedagang) sapi gitu saya lupa", jelasnya.

Menurutnya banyaknya daging dari India yang masuk mempersulit pedagang lokal.

Oleh sebab itu dia mendukung perkara yang sedang ditangani MK dengan memberi penjelasan dan masukan kepada Patrialis Akbar sebagai salah satu hakim di MK.

"Masuknya daging India terlalu banyak. Jadi kalau saya kan liat ini ada gugatan seperti itu, saya mau bantu saja memberikan penjelasan-penjelasan kepada hakim. Dalam hal ini Pak Patrialis, bahwa masuknya daging India ini merusak peternak lokal. Dan kami tidak juga menurunkan harga sampai sekarang. Dan kedua di sana masih terjangkit penyakit PMK, dan jelas disertifikatnya tertulis dari negara infected, kenapa masih diimpor", ujarnya.

"Saya jelaskan kepada Pak Patrialis ke dia nggak begitu mengerti. Setelah dia mengerti dia coba pelajari tapi saya tidak pernah memberikan uang apa-apa", imbuhnya.

Sementara itu, KPK menyebut Patrialis telah menerima uang suap untuk ketiga kalinya.

"Yang (USD) 20 ribu bahkan yang sudah ketiga. Tanggalnya (Kabiro Humas KPK) Febri (Diansyah) yang ini kan (update). Sudah ada pertama, kedua, ketiga", sebut Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Kamis kemarin. (Detikcom)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.