Serangan menghantam aula Al-Reem, tempat pengungsian warga yang mengungsi dari pertempuran di Wadi Barada

salah satu unggahan di media sosial tentang serangan di Deir Qanoun (AlJazeera)

Sekutu rezim Suriah melancarkan serangan di desa Deir Qanoun, sekitar Wadi Barada sejak Minggu (15/1), menurut SOHR.

Serangan menghantam aula Al-Reem, tempat pengungsian warga yang mengungsi dari pertempuran di Wadi Barada sejak 22 Desember lalu.

Selain kerusakan, sekitar 20 orang mengalami luka yang cukup serius.

"Ini adalah jumlah korban terbanyak sejak adanya genjatan senjata (pada 30 Desember)", ujar kepala SOHR, Rami Abdel Rahman.

Menurut aktivis lokal, 12 orang terbunuh dan lebih dari 20 orang mengalami luka-luka.

Jumlah ini sama dengan laporan dari kelompok Pertahanan Sipil Suriah.

Para aktivis juga mengunggah foto bukti, dengan gambar lantai berlumuran darah dan mayat dengan anggota badan tidak utuh.

Tim medis tidak dapat bergerak ke sekitar lembah karena masih ada pertempuran. Tidak ada kepastikan untuk penanganan korban, menurut Fuad Abu Hattab, aktivis Wadi Barada Media Centre.

Bentrokan di Wadi Barada berlangsung sejak Sabtu (14/1).

Saat itu, wakil pemerintah Ahmed al-Ghadban tewas saat perjalanan menuju mata air Ain al-Fijeh, dalam rangka perundingan mengenai perbaikan mata air. (Al-Jazeera)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.