Peleburan mengejutkan ini terjadi antara Harakah Nuruddin Zenki, Jabhah Fathu Syam (JFS), Jabhah Ansharuddin, Liwa al-Haq, dan Jaisyul Sunnah

Hay'at Tahrir Syam (HTS) dibentuk dari sejumlah grup Islamis dan Jihadis
Sejumlah faksi jihad Islam di Suriah mendeklarasikan berdirinya sebuah faksi gabungan yang dinamakan Hay'at Tahrir Syam.

Peleburan mengejutkan ini terjadi antara Harakah Nuruddin Zenki, Jabhah Fathu Syam (JFS), Jabhah Ansharuddin, Liwa al-Haq, dan Jaisyul Sunnah.

Kelimanya sepakat terintegrasi dengan nama "Hay'at Tahrir Syam" (Dewan Pembebasan Syam) yang dipimpin oleh bekas petinggi Ahrar Syam, Syeikh Abu Jaber Hasyim.

Syaikh Abu Jaber segera membuat pernyataan lewat sebuah akun Twitter (yang diyakini miliknya), dengan meminta semua faksi yang terlibat konflik selama ini agar menahan diri.

Syaikh Abu Jaber
Ia juga mengumumkan pengunduran dirinya dari Ahrar Syam.

Deklarasi HTS terbilang mengejutkan, pasalnya itu akan membuat faksi Islam moderat seperti Nuruddin Zenki, akan bersatu secara organisasi dengan Jabhah Fatu Syam yang dianggap sebagai "teroris" oleh internasional.

Belum diketahui posisi yang diduduki pemimpin JFS, Abu Muhammad al-Jaulani, di organisasi baru ini.

Selain itu, tokoh alim Ulama lapangan seperti Syeikh Abdul Razzaq al-Mahdi, Syeikh Abdullah al-Muhaysini, Syeikh Muslih al-Ulyani, Syeikh Abu Harits al-Masri, Syeikh Abu Yusuf al-Hamawi, Syeikh Abu Tahir al-Hamawi, juga merapat ke HTS.

Di lain kubu, kelompok Islamis Ahrar Syam juga menjadi poros penggabungan sejumlah faksi lain.

2 poros persatuan yang terjadi ini membuat grup-grup tempur kecil di Suriah menjadi bentuk baru yang lebih besar. (Risalah)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.