Situs yang diblokir mulai dari media Islam, situs anti Syi'ah hingga situs yang telah sepi

Penampakan situs Islami yang diblokir Kominfo
Sepertin dilansir Merdeka, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) kembali memblokir situs-situs yang danggap mengandung informasi hoax.

Diantaranya ada sembilan situs berbau Islami yang diblokir oleh Kemkominfo. Kesembilan situs tersebut ialah:

1. Nahimunkar.com
2. Gensyiah.com
3. Kiblat.net
4. Islampos.com
5. Suaranews.com
6. Izzamedia.com
7. Voa-islam.com
8. Dakwahtangerang.com
9. Bisyarah.com

Informasi tersebut dibenarkan Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kemkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan.

Menurutnya, kesembilan situs tersebut sudah dicek keabsahannya melakukan penyebaran berita hoax oleh lembaga negara terkait.

"Lembaga negara yang berkaitan dengan hal itu merekomendasikan untuk diblokir. Saya dilaporkannya begitu dan tadi malam sudah dikirimkan surat untuk melakukan pemblokiran sembilan situs tersebut kepada para operator dan Internet Service Provider (ISP). Harusnya, hari ini sudah berjalan", kata Samuel, Sabtu (31/12).

Ia menuturkan, jika ada dari kesembilan situs itu tidak terima diblokir lantaran dituding menyebar informasi-informasi hoax, dipersilakan mengikuti mekanisme yang ada sesuai dengan Peraturan Menteri (PM) Nomor 19 tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif.

"Ada mekanismenya untuk normalisasi lihat saja aturannya di PM", jelasnya.

Sepanjang 2016 Kemkominfo telah memblokir 773.000 situs berdasarkan 10 kategori. Yaitu unsur pornografi, SARA, penipuan/dagang ilegal, narkoba, perjudian, radikalisme, kekerasan, anak, keamanan internet, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Dari jumlah itu, paling banyak adalah unsur pornografi.

Sementara untuk berita hoax, belum ada kategori tersendiri. Plt Kepala Humas Kemkominfo, Noor Izza, menyebutkan dengan kejadian pemblokiran situs berita penyebar hoax, diperlukan penambahan kategori baru khusus berita-berita fitnah.

"Perlu kita buat kategori baru", ujarnya melalui pesan singkat.

Belum diketahui konten-konten mana dari situs-situs tersebut yang dianggap hoax.

Dari pantauan Risalah, Nahimunkar berisi konten-konten yang menyerang kelompok sesat seperti Syi'ah, liberal, LDII dan Ahmadiyah.

Namun, situs ini juga kerap mengkritik presiden Jokowi serta mengangkat isu hangat seperti pekerja China dan hal-hal heboh lain. Bahasa tulisan Nahimunkar cenderung frontal.

Sedangkan Islampos dan Kiblat ada 2 situs pemberitaan dunia Islam yang memiliki ratting cukup tinggi. Memiliki kator dan wartawan riil di lapangan. Adapun Gensyiah adalah situs khusus dengan konten kontra Syi'ah.

Islampos dan Kiblat menelurkan beberapa tulisan/berita yang membenarkan pemblokiran situsnya.
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.