Penduduk daerah itu mengundang delegasi militer Rusia agar mengawasi perjanjian gencatan senjata

Suasana Wadi Barada
Kelompok teroris Hezbollah Rabu kemarin mencegah delegasi militer Rusia memasuki wilayah Wadi Barada yang terkepung di pinggiran Damaskus, menurut sumber-sumber lokal.

Sumber, yang tak disebut namanya itu, menjelaskan bahwa penduduk daerah itu mengundang delegasi (terdiri dari empat perwira militer Rusia) agar mengawasi perjanjian gencatan senjata.

Namun, delegasi dihentikan oleh milisi Syi'ah Hezbollah sebelum akhirnya dipaksa kembali ke Damaskus, sumber tersebut menduga kuat.

Dalam perkembangan yang sama saat itu, helikopter rezim Suriah dilaporkan menjatuhkan sejumlah bom Birmil/barrel ke lokasi.

Sejak 23 Desember, sekitar 30 warga sipil tewas akibat serangan rezim Assad dan milisi Syi'ah di Wadi Barada.

Rezim melanggar gencatan senjata berkali-kali di sana, yang merupakan lokasi sumber air dan jalur strategis ke Lebanon.

Perjanjian gencatan senjata seharusnya telah berlaku sejak satu minggu yang lalu. (Anadolu Agency)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.