Hakim Konstitusi Patrialis Akbar dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (26/1)

Hakim Patrialis Akbar
Hakim Konstitusi Patrialis Akbar dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (26/1).

Hal itu sebagaimana informasi yang beredar di media sosial dan jejaring komunikasi What's App.

Mantan Menteri Hukum dan HAM  (Menkumham) ini disebut-sebut tertangkap dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan penyidik KPK.

Namun belum ada konfirmasi resmi dari otoritas berwenang.

Saat dikonfirmasi, Hakim MK lain, I Dewa Gede Palguna mengaku belum mendapatkan informasi kebenaran mengenai OTT.

"Kami belum tahu pasti. Pegawai sedang raker dan hari ini tidak ada sidang. Kami sedang menunggu Pak Ketua (Arief Hidayat) balik dari Semarang", ujar Palguna kepada Jawapos, Kamis (26/1)

Ia juga belum bisa membenarkan informasi kepulangan Ketua MK Arief Yahya dari Semarang, terkait kabar OTT ini.

"Belum tahu. Saya benar-benar belum tahu, saya belum bisa berkomentar", katanya.

Sementara dihubungi terpisah, Juru Bicara MK, Fajar Laksono mengaku belum bisa memberikan informasi kebenaran adanya OTT tersebut.

"Saya enggak bisa menyampaikan apa-apa. Nanti kalau kebenarannya sudah ada. Baru saya sampaikan", ungkap Fajar.

Dari informasi jejaring WA yang Risalah terima, seorang kenalan hakim Patrialis membenarkan informasi penangkapan. Penjelasan yang disebut adalah info telah sampai pada istri Patrialis. (Jawapos/RMOL/rslh)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.