"Kami taati pemerintah dan cinta NKRI mengapa diblokir?"

Penampakan situs Gensyiah yang tak bahas politik
Pemilik website gensyiah.com, Ustadz Agus Bashori menanggapi pemblokiran ini sebagai tindakan yang keliru.

Menurut beliau, selama ini isi situsnya tidak pernah menyerang dan menyudutkan pemerintah.

“Kami sangat taat kepada pemerintah sebagai ulil amri. Tidak pernah menyerang dan tidak pernah menyudutkan. Dimana letak radikalnya?”, kata Ustadz Agus Hasan Bashori kepada FokusIslam, Minggu (1/1/2017) malam.

Menurut Ustadz Agus, situsnya selama ini tidak pernah melanggar aturan negara karena telah memegang pedoman dari Kementrian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Situs kami khusus menjelaskan kesesatan Syi'ah, yang sesuai dengan edaran Kemenag tahun 1983 dan fatwa MUI tahun 1984. Jadi masih berada pada rel yang benar”, ujar Ustadz Agus.

Fatwa tentang Syi'ah dari MUI ini, lanjut Ustadz Agus, sangat jelas sekali. Apalagi sekarang sudah menerbitkan buku panduan tentang penyimpangan sekte yang meyakini 'imam maksum' itu.

“Ada buku panduan penyimpangan Syi'ah dan juga ada fatwa dari MUI Jawa Timur”, terang Ustadz Agus.

Terkait dengan tuduhan tidak cinta NKRI, Ustadz alumnus program doktor Universitas Ibnu Khaldun Bogor itu juga menampik dengan tegas.

“Kami sangat cinta NKRI. Justru membuat penjelasan bahayanya Syi'ah ini karena kami cinta NKRI, tidak ingin NKRI hancur”, papar beliau.

Ustadz Agus menegaskan situsnya pun termasuk yang terdepan dalam membongkar kesesatan kelompok Khawarij ISIS.

“Sejak ISIS pertama kali muncul, website kami sudah memaparkan kesesatan ISIS”, tegas Ustadz Agus.

Seperti diketahui, beberapa situs berbau Islami diblokir oleh Kemenkominfo dengan alasan menyebarkan 'hoax', namun belum dirinci konten bermasalah yang dimaksud. (FokusIslam)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.